
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Setiap pemilik usaha tentu menginginkan brand yang kuat, berumur panjang, dan mampu meninggalkan jejak di pasar. Namun, langkah yang seringkali terabaikan ialah, melakukan cek merek terdaftar sebelum brand digunakan secara luas.
Cek merek berfungsi sebagai tembok pelindung guna memastikan identitas bisnis tidak bentrok dengan merek yang sudah berada dalam database resmi. Jika sampai terjadi kesamaan, potensi kerugian bagi sebuah brand bisa muncul kapan saja.
Risiko finansialnya bisa berkali lipat karena harus rebranding, mencetak ulang materi promosi, hingga kehilangan konsistensi brand. Pengecekan ini membantu bisnis agar tetap berjalan tanpa hambatan hukum di masa depan.
Agar tidak salah arah, pemilik usaha butuh serangkaian langkah detail saat melakukan penelusuran merek. Berikut beberapa panduan urut saat kamu ingin melakukan cek merek terdaftar:
Tersedia berbagai platform atau jasa cek merek terdaftar yang hadir dengan bentuk serta metode analisis yang berbeda-beda. Untuk membantu pemilik usaha memahami opsi yang tersedia, berikut beberapa kategori penyedia layanan yang umum digunakan dalam proses pengecekan merek:
DJKI menyediakan database resmi yang menjadi rujukan utama dalam mencari merek yang sudah terdaftar maupun yang sedang dalam proses pendaftaran. Meski bersifat manual, platform ini wajib dijadikan acuan karena datanya resmi dan bersumber langsung dari pemerintah.
Penyedia layanan profesional dapat membantu melakukan penelusuran menyeluruh, interpretasi risiko, hingga memberikan rekomendasi strategi pendaftaran. Jasa konsultan HKI teregistrasi DJKI cocok untuk kamu yang ingin pendampingan lengkap dari analisis hingga proses hukum.
Solusi modern ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menelusuri nama, logo, dan potensi kemiripan dalam hitungan detik. Teknologi ini dapat membaca fonetik, struktur kata, hingga pola visual secara akurat.
Nah, platform cek merek terdaftar berbasis AI ini akan memberikan laporan risiko yang cepat dan mendalam. Contohnya teknologi cek merek AI seperti Mebiso, yang mampu membaca fonetik, struktur kata, hingga pola visual.
Beberapa penyedia layanan berbasis marketplace kini menawarkan fitur cek merek cepat dan akurat, lengkap dengan berbagai opsi konsultasi tambahan. Marketplace jasa legal seperti Fastwork atau Sribulancer biasanya menyediakan layanan cek merek yang dapat digunakan dengan praktis dan fleksibel.
Platform ini merupakan alternatif portabel yang memungkinkan pengguna melakukan pengecekan dasar lewat ponsel. Misalnya aplikasi pencarian merek AI Trademark Logo Identifier yang diklaim bisa melakukan penelusuran merek dagang secara akurat berbasis kecerdasan buatan.
Faktanya, berbagai konsekuensi seringkali muncul saat pemilik usaha sengaja melewatkan cek merek terdaftar. Guna mengetahui lebih lanjut, berikut dampak negatif dari sebuah brand jika sampai mengesampingkan pengecekan merek sejak awal:
Mengabaikan cek merek dapat menyeret bisnis ke pusaran sengketa, keberatan, atau gugatan yang melelahkan. Biayanya tidak hanya berupa uang, melainkan waktu, energi, dan fokus yang seharusnya digunakan untuk mengembangkan bisnis.
Banyak usaha terpaksa mengganti nama, logo, hingga seluruh identitas visual karena ada pihak lain yang lebih dulu mendaftarkan merek serupa. Hasilnya, semua strategi pemasaran harus ditata ulang, dan konsistensi brand yang sudah dibangun bisa runtuh seketika.
Marketplace besar maupun platform distribusi modern mensyaratkan kejelasan hak merek. Tanpa bukti keamanan nama, bisnis bisa terblokir, ditolak, atau kehilangan kesempatan kerjasama strategis.
Tanpa pengecekan merek, bisnis tidak punya tameng hukum kuat. Akibatnya, kompetitor nakal bisa meniru nama ataupun logo dengan mudah, memanfaatkan reputasi yang telah dibangun. Ketika hal ini terjadi, pemilik bisnis kesulitan melakukan klaim karena tidak memiliki bukti legal yang mendukung.
Tanpa cek merek terdaftar, banyak resiko kecil menumpuk menjadi kerugian besar di masa depan. Mulai dari biaya konsultasi hukum mendadak, hilangnya pelanggan karena kebingungan identitas, hingga terhambatnya ekspansi ke luar negeri.
Cek merek gratis lewat database DJKI. Jika memakai layanan profesional biayanya mulai dari puluhan hingga ratusan ribu.
Masih bisa didaftarkan selama kelas barang atau jasanya berbeda dan tidak menimbulkan potensi kebingungan konsumen.
Biaya resmi di DJKI berkisar Rp1.8-Rp2 juta per kelas untuk UMKM, dan lebih tinggi untuk non UMKM.
Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Jika kamu menginginkan metode cek merek terdaftar yang cepat dan akurat, maka Mebiso bisa jadi pilihan yang layak dan tepat. Platform online ini telah dibekali teknologi mutakhir, yakni AI yang mampu memindai data resmi dengan kecepatan tinggi dan akurasi maksimal.
Proses pengecekan merek akan berjalan secara real time, serta antarmuka yang disediakan juga mudah dipahami oleh siapapun. Mebiso juga akan memberi laporan risiko yang membantu menuntun langkah terbaik dalam mengamankan identitas bisnis.Risiko merek tidak terdaftar sangatlah besar.
Jadi, lindungi identitas brand sejak awal agar bisnis dapat tumbuh subur tanpa hambatan di kemudian hari. Segera lakukan cek merek online di Mebiso, dan rasakan sendiri kemudahan hingga kecanggihannya secara langsung.