7 Kesalahan Pemula saat Membuka Jasa Desain Interior!

Highlights
  • Kontrak kerja tertulis wajib dibuat sejak awal untuk membatasi jumlah revisi dan memastikan jadwal pembayaran yang jelas.
  • Hindari memasang harga terlalu murah agar kualitas kerja tetap dihargai dan biaya operasional bisnis tetap tertutupi.
  • Fokuslah pada satu spesialisasi desain dan rutin memperbarui portofolio visual yang estetik untuk menarik minat calon klien.
  • Daftarkan nama merek secepat mungkin agar identitas bisnismu tidak dicuri atau diklaim oleh orang lain secara hukum.

Kamu jago desain, punya portofolionya yang bagus, sudah pernah ada klien yang menggunakan jasamu, tapi kenapa ya bisnis jasa desain interior kamu stuck dan tidak berkembang? 

Memiliki keahlian desain dan membangun bisnis desain sejatinya memerlukan skill dan ilmu yang berbeda. Sayangnya, masih banyak penyedia jasa yang belum memahaminya.

Oleh karena itu, artikel kali ini akan mengupas kesalahan paling sering terjadi dalam usaha jasa desain interior bagi pemula dan bagaimana cara menghindarinya sejak awal.

Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

1. Langsung Menerima Proyek Tanpa Kontrak yang Jelas

Banyak yang excited ketika mendapatkan proyek dengan klien hingga akhirnya lupa untuk membuat perjanjian kerja tertulis dengan jelas. 

Ada perasaan tidak enak untuk menyodorkan kontrak karena takut dianggap terlalu kaku atau tidak percaya pada klien.

Padahal tanpa adanya kontrak, bisa jadi klien akan selalu meminta revisi hingga menambah pekerjaan tanpa ada batasan yang jelas. 

Pembayaran pun jadi sering molor karena tidak ada klausul yang mengikat soal termin.

Ujungnya, proyek yang awalnya menyenangkan berubah menjadi konflik berkepanjangan.

Mempercayai klien tentu merupakan hal yang bagus, tapi bisnis tetap harus memiliki kontrak hitam di atas putih.

Untuk itu, ketika ada klien, kamu harus menyiapkan template kontrak dengan memastikan beberapa elemen berikut:

  • Lingkup pekerjaan secara detail untuk setiap jasa desain interior rumah yang kamu kerjakan
  • Timeline yang realistis dengan milestone yang bisa dicek bersama
  • Syarat pembayaran bertahap yang melindungi kedua belah pihak

2. Underpricing alias Pasang Harga Terlalu Murah

Ketakutan terbesar pemula adalah tidak mendapatkan klien, sehingga mereka memasang harga jasa desain interior jauh di bawah pasar.

Strategi ini terlihat masuk akal untuk menarik pelanggan pertama, tetapi sebenarnya berbahaya untuk jangka panjang.

Mengapa?

Harga yang terlalu murah seringkali membuat calon klien curiga terhadap kualitas pekerjaanmu karena dalam benak mereka, hasil bagus tidak mungkin dihargai semurah itu. 

Selain itu, margin yang sangat tipis membuat kamu tidak punya sisa budget untuk operasional, marketing, atau pengembangan diri.

Akhirnya, bisnis desain interior kamu berjalan di tempat tanpa kemampuan untuk berkembang.

Solusinya kamu harus memberikan harga yang layak dan mencerminkan nilai kerja kerasmu, dengan cara: 

  • Lakukan riset harga pasar terlebih dahulu, misalnya kisaran umum antara Rp100.000 hingga Rp1.000.000 per meter persegi tergantung kompleksitas proyek dan jam terbang
  • Hitung biaya operasional bulanan secara menyeluruh

Barulah kamu bisa menentukan harga berdasarkan kalkulasi di atas. 

3. Portofolio Asal-asalan dan Tidak Di-update

Di industri kreatif, portofolio adalah senjata utama yang menjual keahlianmu, bukan CV atau gelar akademis. Sayangnya, banyak pemula yang menyepelekan hal ini. 

Mulai dari portofolio dengan dengan kualitas seadanya, pencahayaan buruk, tanpa proses kurasi, atau bahkan lupa menampilkan sudut ruangan yang paling menarik.

Calon klien yang sedang mencari jasa desain interior pasti akan langsung scroll galeri portofolio sebelum memutuskan untuk mengirim pesan.

Jika yang mereka lihat adalah foto buram tanpa cerita, kepercayaan langsung hilang dalam hitungan detik.

Jangan sampai klien melewatkan bisnismu hanya karena kamu tidak bisa menampilkan portofolio yang baik untuk mereka.

4. Tidak Fokus pada Niche, Mau Ambil Semua Proyek

Logika pebisnis jasa desain interior pemula biasanya adalah menerima semua proyek yang datang dulu, nanti kalau sudah besar baru pilih-pilih. 

Tapi logika ini justru bisa membuatmu terjebak dan membuat jasamu tidak dilirik banyak orang lho!

Bisnis yang fokus pada niche spesifik justru lebih mudah diingat dan direkomendasikan.

Misalnya, kamu fokus menawarkan desain interior untuk rumah minimalis, atau jasa desain kafe industrial. 

Dengan memilih niche, klien yang datang sudah pasti cocok dengan keahlianmu sehingga proses kerja lebih efisien.

Kamu juga bisa membangun reputasi sebagai ahlinya di bidang tersebut.

5. Tidak Memiliki Strategi Marketing yang Konsisten

Banyak pemula di bisnis desain interior yang memasang jasa di marketplace, posting portofolio di Instagram sekali atau dua kali, lalu berhenti total setelah seminggu karena tidak ada respons atau customer yang datang.

Sebagai pebisnis, tentu saja kamu perlu belajar banyak tentang marketing.

Marketing bukanlah mesin otomatis yang langsung mendatangkan customer untuk memakai jasamu, melainkan proses untuk membangun citra dan meraih kepercayaan pasar. 

Berikut ini beberapa channel marketing yang bisa kamu coba untuk mempromosikan jasamu: 

  • Instagram dan Pinterest karena visual-first dan cocok untuk industri desain
  • Google Business Profile untuk menangkap pencarian lokal jasa desain interior
  • Program referral dari klien lama untuk stimulasi word-of-mouth

6. Nama Brand Terlalu Mirip Kompetitor atau Terlalu Generik

Di tengah banyaknya pemain di industri ini, nama bisnis yang unik dan mudah diingat adalah aset yang tidak bisa ditawar.

Sayangnya, banyak pemula asal memilih nama tanpa riset pasar terlebih dahulu.

Masalah yang lebih parah datang ketika nama yang sudah kamu pakai bertahun-tahun, sudah tercetak di kartu nama, proposal, dan dikenal klien ternyata sudah didaftarkan sebagai merek resmi oleh orang lain. 

Jika ini terjadi, kamulah yang harus ganti nama, dan seluruh branding yang telah susah payah dibangun akan hangus dalam semalam.

Maka pastikan nama merek jasa desain interior kamu unik, mencerminkan karakter bisnis, dan mudah diingat oleh klien.

Lalu cek apakah nama tersebut sudah terdaftar atau belum. 

7. Menunda Daftar Merek Sampai Bisnis Sudah Besar

Kesalahan selanjutnya adalah lanjutan dari nomor enam, yaitu tidak mendaftarkan nama merek bisnis secara resmi.

Mengapa hal ini bisa menjadi masalah?

Sistem pendaftaran merek di Indonesia menganut prinsip first-to-file.

Siapa saja yang pertama kali mendaftarkan nama tersebut ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), dialah pemegang hak eksklusifnya, bukan siapa yang duluan memakai atau membesarkan nama itu di pasaran.

Semakin laris bisnis jasamu, semakin besar kemungkinan nama merekmu dibidik atau didaftarkan duluan oleh pihak lain. 

Bisa jadi kompetitor nakal yang ingin mengganggu, atau pihak yang sengaja berburu nama-nama populer untuk dijual kembali dengan harga tinggi. 

Banyak pemilik bisnis yang sudah memiliki nama bagus, klien loyal, dan reputasi kuat akhirnya harus ganti identitas bisnis dari nol karena kalah sengketa di pengadilan.

FAQ

1. Berapa biaya jasa desain interior untuk rumah tinggal? 

Biaya jasa desain interior bervariasi tergantung pengalaman desainer, kompleksitas proyek, dan model penagihan. Beberapa desainer menerapkan model persentase dari total nilai proyek, biasanya sekitar 3% hingga 15% dari keseluruhan anggaran.

2. Apa saja yang termasuk dalam layanan jasa desain interior profesional? 

Layanan jasa desain interior profesional mencakup konsultasi mendalam untuk memahami kebutuhan dan gaya hidup klien, lalu mengembangkan konsep desain yang mencakup tata letak, optimalisasi pencahayaan, dan sirkulasi ruang. 

Selanjutnya desainer menghasilkan gambar kerja teknis, rendering 3D, spesifikasi material dan furniture, serta rencana anggaran yang detail. 

3. Bagaimana cara memilih jasa desain interior yang tepat?

Memastikan punya portofolio yang jelas dan bisa kamu cek hasil serta kualitasnya, baik di media sosial maupun website. Lakukan riset dengan mengecek review dari klien sebelumnya untuk mengetahui profesionalitas mereka. 

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

Mulai Jasa Desain Interior dan Daftarkan Merek Bisnismu!

Memulai bisnis jasa desain interior memang penuh tantangan, tapi tujuh kesalahan di atas harus kamu hindari sepenuhnya.

Harapannya kamu tidak perlu mengalami sendiri pahitnya konflik tanpa kontrak, kelelahan karena salah target pasar, atau kehilangan nama brand yang sudah dibangun bertahun-tahun.

Dari semua persiapan yang perlu kamu lakukan, melindungi nama merek adalah langkah yang paling sering diremehkan, padahal caranya mudah.

Mulailah dengan mengecek keamanan nama merekmu di Cek Merek Online dan serahkan proses peresmian nama merek ke Jasa Daftar Merek yang sudah berpengalaman menangani ribuan klien. 

Dengan begitu, kamu bisa fokus menghasilkan karya desain terbaik tanpa dibayangi kekhawatiran soal identitas bisnis.

Prabawanto Wijaya Avatar

Prabawanto Wijaya

Business Strategy Expert M. M

Business Strategy Expert dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di bidang bisnis dan pengembangan brand. Berpengalaman dalam menyusun konten analisis, berita bisnis, serta panduan strategis yang membantu pelaku usaha memahami dinamika pasar, pengambilan keputusan, dan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Areas of Expertise: Business Consultant, Corporate Strategy Analyst, Growth Strategist, Corporate Strategy Analyst

Authors (2)

Prabawanto Wijaya

Primary Author
Business Strategy Expert M. M
Business Strategy Expert dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di bidang bisnis dan pengembangan brand. Berpengalaman dalam menyusun konten analisis,…
Tim Editorial Mebiso
Tim Resmi Editorial
Artikel Terkait
Usaha Buket Bunga Kekinian dengan Modal Terbatas

Usaha Buket Bunga Kekinian dengan Modal Terbatas

Panduan dan Tips Bermitra dengan Jasa Konveksi bagi Pemula

Panduan dan Tips Bermitra dengan Jasa Konveksi bagi Pemula

Usaha Jamu Kekinian: Bisnis Sehat Auto Cuan

Usaha Jamu Kekinian: Bisnis Sehat Auto Cuan

Jasa Fotografi: Peluang Bisnis Besar di Balik Lensa Kamera

Jasa Fotografi: Peluang Bisnis Besar di Balik Lensa Kamera

Strategi Untung Besar dari Bisnis Cuci Sepatu Modern

Strategi Untung Besar dari Bisnis Cuci Sepatu Modern

Bisnis Frozen Food: Peluang Bisnis Modal Fleksibel

Bisnis Frozen Food: Peluang Bisnis Modal Fleksibel

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensi Keberhasilannya Dulu!