KUMPULAN ARTIKEL SEPUTAR MEREK, PATEN, LEGAL, DLL
Mebiso LOGO

Modal UMKM, Cara Pengusaha Mengembangkan Bisnisnya

Modal UMKM, Cara Pengusaha Mengembangkan Bisnisnya

MEBISO.COM – Pertama kali membuka bisnis, mungkin kamu akan mempertimbangkan permodalannya lebih dulu. Tidak harus besar, karena kamu juga bisa memanfaatkan modal UMKM sebagai permulaan. 

Mau tahu bagaimana cara mendapatkan, memanfaatkan hingga mengembangkan modal yang terbatas itu? Ini dia sumber yang tepat untuk kamu gunakan sebagai rujukan. 

Apa Itu Modal UMKM?

Pada dasarnya, jenis permodalan satu ini sama dengan modal usaha pada umumnya. Arti dari modal usaha sendiri adalah dana awal yang kamu gunakan untuk memulai usaha hingga akhirnya berhasil mendapatkan keuntungan. 

Fungsi utama dari adanya modal ini adalah untuk mengembangkan bisnis, menambah kekayaan, hingga akhirnya mencetak keuntungan. Banyak rupa dari modal ini, bisa berupa gedung atau peralatan, dan ada juga yang berupa keahlian tertentu. 

Namun, yang paling sering adalah modal berupa uang. Modal uang juga yang menjadi patokan skala usaha untuk pertama kali. 

Sumber Modal Usaha UMKM

Tidak hanya berasal dari sumber pribadi, berikut adalah beberapa cara agar kamu bisa mendapatkan modal untuk memulai bisnis. 

1. Internal

Pertama adalah modal yang bersumber dari pihak yang terlibat dalam bisnis itu sendiri. Contohnya, ketika kamu menjalankan bisnis bersama beberapa orang dengan membentuk perusahaan, lalu ada satu atau dua orang yang bertindak sebagai pemilik modal. 

Dengan begitu, pemilik modal UMKM adalah termasuk sebagai modal internal. Atau kalau kamu justru memulai bisnis secara perorangan, dan hanya memiliki modal pribadi ini juga merupakan bentuk dari sumber permodalan secara internal. 

2. Eksternal

Kebalikannya, modal UMKM juga bisa berasal dari pihak luar selain orang-orang yang terlibat dalam bisnis itu sendiri. Ada berbagai macam permodalan jenis ini, contohnya seperti modal yang berasal dari pinjaman. 

Bahkan kalau kamu menjalankan bisnis secara perorangan dan mendapatkan bantuan modal dari saudara atau keluarga terdekat, maka hal ini termasuk dalam modal dari pihak eksternal. 

Selain keluarga, biasanya pengusaha juga mendapatkan permodalan UMKM dari lembaga penyalur modal seperti bank atau koperasi. Sebagai modal yang berasal dari pihak luar, permodalan jenis ini justru lebih sulit didapatkan daripada modal internal. 

Untuk mendapatkannya, terkadang pengusaha perlu melengkapi beberapa persyaratan tertentu dari pemilik modal. 

Cara UMKM Mendapatkan Modal

Dari dua jenis modal di atas, berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan modal tambahan. 

1. Memanfaatkan Tabungan 

Ada satu tugas pengusaha yang wajib kamu lakukan adalah memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan perusahaan atau bisnis. Fungsinya agar ketika terjadi sesuatu pada bisnis yang kamu jalankan, maka keuangan pribadi masih bisa selamat. 

Tapi selain itu, fungsi dari pemisahan ini adalah kamu jadi memiliki akses permodalan UMKM dengan menggunakan tabungan pribadi. Tentunya, hal ini merupakan cara paling mudah untuk mendapatkan tambahan modal UMKM karena kamu tidak perlu syarat khusus menggunakan tabunganmu sendiri. 

2. Menjual atau Menjaminkan Aset

Salah satu cara pengajuan modal UMKM adalah dengan menjual atau menjaminkan aset. Banyak ragam dari aset itu sendiri misalnya seperti kendaraan atau bangunan yang memiliki nilai jual. 

Atau, kamu juga bisa menjual sebagian peralatan yang kamu gunakan dalam proses produksi. Selain itu, aset yang tidak kalah penting adalah merek dan perlindungan Kekayaan Intelektual lainnya. 

Bahkan baru-baru ini pemerintah juga mengumumkan skema pinjaman dengan jaminan merek atau Kekayaan Intelektual lainnya. Jadi, untuk kamu yang baru saja menjalankan bisnis, jangan lupa mulai kelola asetmu dengan baik!

Salah satu caranya adalah dengan mendapatkan bukti perlindungan merek dengan segera. Hal ini karena selain menjadi bantuan dalam proses pemasaran, kamu juga bisa menggunakannya sebagai tambahan modal di kemudian hari. 

3. Mengajukan Pinjaman

Kemudian ada cara terakhir untuk bisa mendapatkan bantuan modal UMKM yaitu dengan mengajukan pinjaman. Berikut ini adalah beberapa opsi pinjaman yang bisa kamu manfaatkan. 

Pemerintah

Pertama adalah modal UMKM pemerintah melalui berbagai program seperti bantuan untuk usaha mikro kecil dan berbagai program lainnya. Agar bisa mendapatkan manfaat dari program ini biasanya pengusaha perlu melengkapi dokumen tertentu. 

Selain itu terkadang kamu juga harus mengikuti kelompok-kelompok khusus berikut rangkaian pelatihannya. 

Dompet Digital atau E-Commerce

Sekarang ini, lembaga penyalur modal tidak hanya terbatas pada bank atau koperasi saja. Karena untuk mendapatkan tambahan modal UMKM, kamu bisa mengajukan dengan mudah melalui dompet digital atau e-commerce. 

Meski begitu, pengusaha juga perlu berhati-hati dengan cara memahami lebih dulu seluruh syarat dan ketentuannya sebelum benar-benar mengajukan pinjaman melalui portal online tersebut. 

Kredit tanpa Agunan

Salah satu keuntungan dari bisnis UMKM adalah kemudahannya untuk bisa mendapatkan tambahan modal. Salah satunya adalah melalui kredit tanpa agunan. 

Skema ini bisa kamu temui pada beberapa bank tertentu. Sistem kredit tanpa agunan ini adalah salah satu cara penyaluran modal tambahan tanpa adanya jaminan tertentu. 

Meski begitu, pengusaha tetap harus mempelajari seluruh ketentuan dari pihak penyedia modal mengenai sistem kredit tanpa agunan ini. 

Perlindungan Aset dan Modal untuk UMKM

Dari penjelasan mengenai modal UMKM di atas, kamu mengetahui kalau perlindungan aset adalah salah satu hal penting dalam berbisnis. Untuk itu, mulailah temukan satu nama unik untuk asetmu melalui Cek Merek dengan teknologi AI. 

Cek Keberhasilan Daftar Merek Hanya 1x KLIK!