Panduan Pengecekan Merek Dagang Online Terbaru Resmi DJKI

Highlights
  • Akses situs resmi DJKI untuk memulai proses pengecekan merek secara mandiri sebelum mendaftarkan usaha Anda
  • Cari nama brand beserta variasi ejaan bunyinya pada kolom kategori merek guna mengantisipasi adanya kesamaan dengan bisnis lain
  • Hindari menggunakan nama yang sudah berstatus didaftarkan atau dalam proses oleh pihak lain karena rawan terkena penolakan HAKI

Memulai bisnis tanpa melakukan pengecekan merek lebih dulu adalah langkah yang sangat berisiko.

Banyak pelaku usaha terpaksa melakukan rebranding total dan kehilangan hak atas nama bisnis mereka karena melewatkan tahapan ini. 

Padahal, mengecek merek yang sudah terdaftar bisa menyelamatkan Anda dari sengketa hukum dan penolakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. 

Mari simak panduan pengecekan merek online berikut ini untuk memastikan nama bisnis Anda aman 100% sebelum didaftarkan. 

Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

Mengapa Wajib Melakukan Pengecekan Merek HAKI?

Berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia, hak kekayaan intelektual didasarkan pada siapa yang pertama kali mendaftarkannya secara resmi ke pemerintah.

Sistem ini dikenal dengan asas First-to-File

Artinya, meskipun Anda sudah membangun reputasi bisnis selama bertahun-tahun, Anda bisa kehilangan hak atas nama tersebut dalam semalam jika ada pihak lain yang mendaftarkannya lebih dulu.

Oleh karena itu, sebagai pemilik usaha Anda perlu cek apakah nama merek Anda masih tersedia atau sudah digunakan pihak lain.

Tujuannya agar terhindar dari risiko seperti: 

1. Kerugian Finansial Akibat Penolakan

Proses pengajuan kekayaan intelektual membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika permohonan Anda ditolak karena memiliki “persamaan pada pokoknya” dengan bisnis lain, biaya pendaftaran tersebut akan hangus sepenuhnya.

2. Ancaman Sengketa Hukum dan Denda

Menggunakan nama yang sudah terdaftar sebagai milik orang lain bisa masuk pelanggaran hukum.

Pemilik sah dapat melayangkan somasi, menuntut ganti rugi materiil, bahkan membawa kasus ini ke ranah peradilan.

3. Pemborosan Energi untuk Rebranding

Bayangkan jika sudah mencetak ribuan kemasan produk, membuat papan nama toko, dan mengeluarkan budget besar untuk promosi, lalu tiba-tiba harus mengganti nama brand secara total. 

ebranding seperti ini tentu akan membingungkan konsumen Anda.

Dengan mengambil langkah preventif melalui pengecekan merek, Anda bisa mendeteksi potensi kemiripan sejak dini dan mengamankan masa depan bisnis Anda dari berbagai risiko yang tidak perlu.

Panduan Cara Pengecekan Merek Dagang Online di Situs Resmi

Kabar baiknya, Pemerintah telah menyediakan fasilitas gratis untuk mengecek merek yang bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja.

Berikut adalah langkah demi langkah melakukan pengecekan merek melalui situs resmi Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI):

  • Buka browser Anda dan masuk ke alamat pdki-indonesia.dgip.go.id.
  • Pada halaman utama, Anda akan menemukan kolom pencarian dengan menu drop-down. Pastikan Anda memilih opsi atau kategori “Merek” agar hasil yang keluar relevan.
  • Ketikkan nama bisnis atau logo kata yang ingin Anda daftarkan pada kolom pencarian, lalu tekan Enter.

Saat mengecek merek, jangan hanya cek satu ejaan saja. Pihak HAKI juga akan menolak nama yang bunyi ucapannya mirip. 

Contohnya, nama merek Anda adalah “Kopi Kita”, Anda juga harus cek variasi lain seperti “Kopikita” atau “Qopi Kita”.

Kalau variasi ejaan itu sudah terdaftar, kemungkinan besar nama Anda akan ditolak. 

Cara Membaca Status Pengecekan Merek

Setelah Anda menekan tombol cari di situs PDKI, sistem akan menampilkan daftar nama yang mirip serta status hukumnya masing-masing.

Berikut adalah arti dari status yang sering muncul saat Anda melakukan pengecekan merek:

1. Status: Didaftar

Jika status yang muncul adalah “Didaftar”, artinya nama tersebut sudah resmi memiliki sertifikat sah dan dilindungi oleh hukum. 

Pemiliknya memiliki hak eksklusif penuh. Langkah terbaik untuk Anda adalah langsung mencari alternatif nama lain karena nama ini sudah mutlak tidak bisa digunakan.

2. Status: Dalam Proses/Diomongkan

Status ini menunjukkan bahwa permohonan tersebut sedang berada dalam tahap pemeriksaan substantif atau masa sanggah oleh publik. 

Walaupun belum resmi bersertifikat, hindari mengajukan nama ini karena akan ditolak. 

3. Status: Ditarik Kembali/Ditolak/Berakhir

Jika Anda melihat status-status ini, artinya ada lampu hijau. Anda memiliki peluang besar untuk mengambil alih nama tersebut.

Status tersebut menandakan bahwa pemilik sebelumnya tidak melanjutkan proses administrasi, permohonannya ditolak oleh penilai, atau masa berlaku perlindungan 10 tahunnya sudah habis dan tidak diperpanjang lagi. 

Strategi Memilih Nama Merek yang Lolos Sensor HAKI

Selain melakukan pencarian di database, Anda juga perlu memiliki strategi penamaan yang tepat. Tim penilai dari DJKI memiliki standar yang sangat ketat dalam menyaring setiap permohonan yang masuk.

Agar nama bisnis Anda bisa lolos setelah melewati proses pengecekan merek online, terapkan beberapa strategi berikut ini:

1. Miliki Daya Pembeda yang Kuat (Distinctive)

Gunakan nama yang unik dan tidak pasaran. Salah satu trik terbaik adalah menciptakan kosakata baru (coined words), seperti menggabungkan dua potongan kata yang tidak lazim namun terdengar telinga (catchy).

2. Hindari Kata yang Bersifat Deskriptif

Jika Anda menjual produk kopi, jangan gunakan nama “Kopi Hitam Manis” atau “Kopi Bubuk Murni”. Kata-kata yang menjelaskan jenis, sifat, atau fungsi produk secara langsung pasti akan ditolak karena merupakan milik umum.

3. Jauhi Penggunaan Nama Geografi dan Singkatan Umum

Menggunakan nama kota atau negara (seperti “Kopi Bandung”) atau singkatan acak tiga huruf tanpa arti khusus akan membuat permohonan Anda tidak diterima.

Dengan menggabungkan nama yang unik serta ketelitian dalam melakukan pengecekan merek, Anda bisa meminimalkan risiko penolakan merek sejak awal.

FAQ

1. Apakah pengecekan merek di situs PDKI dipungut biaya? 

Tidak, proses pengecekan merek melalui situs resmi Pangkalan Data Kekayaan Intelektual atau PDKI bisa diakses oleh siapa saja secara gratis dan mandiri.

2. Bagaimana jika nama merek yang saya cari tidak muncul di hasil pencarian? 

Jika nama tersebut tidak muncul sama sekali, artinya nama merek Anda memiliki peluang besar untuk didaftarkan karena belum ada pihak lain yang menggunakan atau mengajukannya ke DJKI.

3. Apakah nama merek yang ejaannya berbeda tetapi bunyinya mirip tetap bisa ditolak?

Ya, tim penilai tetap bisa menolak pengajuan Anda jika terdapat persamaan bunyi ucapan atau fonetik dengan merek terdaftar karena hal tersebut dianggap bisa membingungkan konsumen.

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

Melakukan pengecekan merek HAKI di awal adalah investasi bagi kelangsungan bisnis Anda di masa depan. Langkah preventif ini akan menghindarkan Anda dari jerat hukum, kerugian finansial, dan drama ganti nama brand di tengah jalan. 

Selain mengecek melalui website resmi yang penuh dengan istilah legal, Anda bisa memanfaatkan layanan Cek Merek Online untuk mendapatkan hasil pemetaan merek kompetitor yang lebih komprehensif dalam hitungan detik.

Apabila Anda ingin segera mengamankan nama bisnis tanpa perlu pusing memikirkan urusan birokrasi yang rumit, serahkan legalitas bisnis Anda kepada layanan profesional seperti Jasa Merek yang siap mengawal permohonan Anda hingga sertifikat resmi dari DJKI terbit dengan aman.

Hesti Dinalia Avatar

Hesti Dinalia

Legal Intellectual Property Expert M.H

Legal Intellectual Property Expert dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang Hak Kekayaan Intelektual, khususnya merek. Berpengalaman dalam menyusun konten berita merek, analisis kasus merek, jurnal merek, serta panduan proses pra permohonan hingga pasca permohonan merek untuk mendukung pemahaman dan kebutuhan pelaku usaha.

Areas of Expertise: Hak Kekayaan Intelektual, Jurnal Merek, Kasus Merek, Peraturan Hukum

Authors (2)

Hesti Dinalia

Primary Author
Legal Intellectual Property Expert M.H
Legal Intellectual Property Expert dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang Hak Kekayaan Intelektual, khususnya merek. Berpengalaman dalam menyusun…
Tim Editorial Mebiso
Tim Resmi Editorial
Artikel Terkait
Strategi Jitu agar Merek Dagang Restoran Mudah Dikenal

Strategi Jitu agar Merek Dagang Restoran Mudah Dikenal

Cara Menentukan Kelas Merek Tanpa Mengorbankan Nilai Bisnis

Cara Menentukan Kelas Merek Tanpa Mengorbankan Nilai Bisnis

Cek Nama Merek Bisnis Sebelum Terlambat dan Kehilangan Hakmu

Cek Nama Merek Bisnis Sebelum Terlambat dan Kehilangan Hakmu

Perlindungan Logo Bisnis di Tengah Risiko Sengketa Merek

Perlindungan Logo Bisnis di Tengah Risiko Sengketa Merek

Klasifikasi Kelas Merek sebagai Penentu Keamanan Bisnis

Klasifikasi Kelas Merek sebagai Penentu Keamanan Bisnis

Risiko Bisnis Perusahaan Software Jika Merek Tidak Terdaftar

Risiko Bisnis Perusahaan Software Jika Merek Tidak Terdaftar

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensi Keberhasilannya Dulu!