Leadership

5 Karakter Pekerjaan yang Dicintai Karyawan Teknis

 

   

Sebagai seseorang yang bekerja di bidang teknis, sangat dituntut untuk mempunyai skill tertentu sesuai dengan bidangnya. Tetapi banyak orang yang mempunyai skill di bidang teknis yang tidak mencintai pekerjaannya karena berbagai macam alasan. Jadi, sebenarnya karakteristik pekerjaan seperti apakah yang paling diminati oleh para pemilik skill teknis tersebut? Berikut 5 di antaranya. Anda bisa mempertahankan karyawan teknis anda dengan memberikan unsur-unsur ini dalam pekerjaan mereka.

1. Perkerjaan yang menarik dan menantang.

Perkerjaan yang menarik dan menantang maksudnya adalah perkerjaan yang tidak monoton, terdapat tantangan didalamnya, dan tantangan yang dihadapi tidak selalu sama sehingga bisa memacu otak pekerja untuk menyelesaikannya dengan cara yang tepat. Para pekerja teknis umumnya akan merasa bosan dengan pekerjaannya apabila hanya itu-itu saja yang dia kerjakan tanpa ada tantangan baru meskipun sesuai dengan minat dan bakatnya.

 2. Penghargaan dan pengakuan hasil kerja.

Motivasi seseorang bisa muncul dengan adanya award dan pengakuan atas apa yang telah dikerjakannya. Hal ini bisa memicu semangat pekerja teknis untuk melakukan hal yang lebih baik lagi dan tertantang untuk melakukan inovasi yang lebih baik dari yang ada sebelumnya. Tanpa adanya penghargaan dan pengakuan hasil kerja, semangat pekerja teknis akan menurun karena apa yang dia lakukan dianggap tidak ada gunanya untuk proses kerja di teamnya.

 3. Kesempatan pertumbuhan / growth.

Adanya jenjang karir yang jelas, kenaikan pangkat dan golongan yang jelas akan menjadikan seseorang lebih bersemangat dalam menjalankan pekerjaannya meskipun pekerja tersebut adalah seorang spesialis, bukan generalis. Kesempatan pertumbuhan ini tidak hanya pada jenjang karirnya saja, namun penambahan ilmu, kenaikan gaji dan lain-lain. Apabila seorang pekerja teknis menganggap apa yang dia lakukan saat ini akan selalu sama dan tidak ada perubahan hingga beberapa tahun kedepan, kemungkinan besar dia akan merasa bosan dan mencoba memikirkan pekerjaan lain ditempat kerja yang lain.

4. Kemampuan finansial perusahaan.

Kebanyakan para pekerja teknis menganggap skillnya adalah modal utama dalam bekerja dan skill seseorang bisa mendapatkan harga mahal, hal ini yang mempengaruhi pemikiran mereka tentang kemampuan perusahaan untuk memberikan upah yang setimpal dengan skill mereka. Biasanya pekerja teknis akan segera meninggalkan perusahaannya dan mencoba mencari alternative pekerjaan lain apabila perusahaannya saat ini dianggap mempunyai penurunan secara finansial dan tidak terlihat sedang berkembang secara utuh.

 5. Menekankan pentingnya manusia.

Dengan berkembangnya teknologi, banyak tenaga manusia yang digantikan oleh mesin. Kecenderungan yang muncul setelahnya lebih mengerikan. Perusahaan menganggap para pekerja teknis tidak ada bedanya dengan mesin industry mereka. Apabila anggapan terhadap pekerja teknis sudah seperti ini, maka tidak salah jika mereka akan bersiap-siap meniggalkan perkerjaan mereka. Secara umum, pekerja di bidang teknis juga manusia. Mereka juga berharap dimengerti, dan ingin melakukan komunikasi antara satu perkerja dengan pekerja lain dan dengan atasanya. Tidak hanya dalam hal pekerjaan, obrolan-obrolan kecil juga akan dianggap sebagai kegiatan yang memanusiakan mereka.

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *