Running A Business

5 Tips Membuat Element Call to Action yang Menarik

 

   

Sebuah element sederhana namun berpengaruh sangat besar bagi sebuah proses bisnis seperti element “Call to Action” adalah bagian terpenting dan yang tidak bisa dihilangkan dari setiap kegiatan promosi bisnis Anda. Element ini biasanya kita temui dalam sebuah halaman website, brosur ataupun newsletter yang dikirimkan kepada pelanggan. Entah bagaimana element yang terlihat sederhana ini mampu memberikan pengaruh dan membantu peningkatan impact bisnis Anda. Namun sederhananya element ini tidak selalu mampu dimengerti dan mampu menarik pehatian siapapun yang melihatnya. Oleh sebab itu kitapun juga harus memperhatikan apa saja yang membuat element ini menjadi menarik dan hingga akhirnya berpengaruh bagi proses bisnis Anda.

1. Pastikan “Call to Action” benar – benar berfungsi

Sebagaimana Anda ingin banyak pengunjung website yang mengetahui apa yang Anda tawarkan melalui call to action, pengunjungpun menginginkan sebuah kemudahan untuk mendapatkan itu. Jangan abaikan setiap fungsi sekecil apapun pada halaman website Anda, termasuk tombol dan instruksi call to action yang Anda berikan. Pastikan semua element dapat berfungsi dengan benar dan mudah untuk ditemukan oleh pengunjung website Anda. Dan ini akan memudahkan banyak orang untuk menggunakan element tersebut.

2. Berikan instruksi yang jelas dengan pilihan terbatas

Dalam setiap produk yang Anda pajang dalam website toko online, tentu akan ada satu atau beberapa produk yang benar – benar menjadi idola bagi toko Anda. Dan yang jelas Anda pasti menginginkan banyak pelanggan atau pengunjung website yang memilih produk tersebut melalui banyak tombol call to action. Namun itu jelas menjadi rumit bagi mereka. Pengunjung dan pelanggan Anda tentu tidak akan mau membuang waktu untuk melakukan instruksi yang rumit sedangkan pilihan yang diberikan sangatlah terbatas. Itu sebabnya buatlah sebuah element call to action yang singkat, jelas dan mudah untuk digunakan.

Beberapa orang telah melakukan penelitian, bahwa prospek pembelian terbesar adalah ketika pilihan mereka terbatas. Dalam hal ini Anda juga bisa menyertakan penawaran sederhana dengan element call to action yang jelas dan tentu saja dibarengi dengan ketegasan dalam merespon panggilan yang ada.

3. Berikan batas waktu

Kita memang tidak bisa memaksa pelanggan untuk memilih dan membuat keputusan untuk membeli sesuai dengan keinginan kita. Sedangkan pelangganpun tidak bisa langsung membeli produk yang mereka sukai saat ini juga. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk kebaikan bersama dalam membuat element call to action disertakan pula keterangan untuk batas waktu dalam pemesanan suatu produk. Ini akan menjelaskan bahwa pelanggan hanya bisa mendapatkan produk yang mereka inginkan pada batas waktu yang telah ditentukan. Ini akan membuat mereka cepat dalam menentukan pilihan.

4. Tawarkan bonus

Hal yang membuat pelanggan tertarik adalah dengan memberikan sebuah penawaran bonus dalam setiap transaksi yang mereka lakukan. Tidak ada salahnya di dalam element call to action, Anda memberikan pelanggan sebuah penawaran dengan bonus tertentu. Ini akan membuat mereka semakin sering dan ingin untuk memesan produk yang Anda tawarkan.

5. Sesuaikan dengan tujuan awal Anda

Dalam setiap hal yang dilakukan oleh sebuah proses bisnis akan menentukan dan memiliki tujuannya sendiri. Seperti halnya ketika Anda membuat sebuah element call to action, apa yang ada difikiran Anda saat itu? Apa tujuan Anda membuat sebuah element tambahan dalam halaman website Anda? Untuk menarik dan mendapatkan lebih banyak pelanggan kah? Untuk mengenalkan produk baru Anda? Atau untuk mendapatkan info kontak mereka? Jangan lupakan setiap tujuan yang Anda buat dalam setiap permulaan kegiatan bisnis Anda. Termasuk hal kecil seperti memasukkan element call to action dalam halaman website Anda.

Selamat mencoba :)

Baca juga:

Bagaimana Optimasi Website Anda dan Membuat Customer Senang

8 Cara Meningkatkan Komunikasi dengan Pelanggan Melalui Website Anda

8 Tips Mengatasi dan Mencegah Hacking pada Website Anda


Artikel Terkait

1 komentar

  • 18 June 2014 - pukul 20:20

    terima kasih informasinya. call to action memang sangat penting khususnya untuk meningkatkan konversi. call to action ini juga dapat sebagai suggestion bagi para calon konsumen.

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *