Leadership

7 Cara Melatih Diri Menjadi Pemimpin Besar yang Lebih Baik

 
  • 488
    Shares

Memimpin sebuah perusahaan baik besar maupun kecil bukanlah hal yang mudah. Ada banyak yang harus dipelajari dan dilakukan untuk menjadi pemimpin baik yang mampu membawa perusahaan menjadi sukses. Mencapai dan melebihi target dalam sebuah bisnis memang dinilai menjadi tolak ukur kesuksesan seorang pemimpin. Karena ketika itu terjadi, pemimpin tersebut dinilai mampu memimpin dengan benar dan tepat, sehingga mampu membawa bisnis mencapai sukses. Terlihat rumit dan berat saat difikir untuk dijalani. Tapi menjadi seorang pemimpin yang baik dan besar bukanlah hal yang sulit untuk dipelajari. Kita bisa melatih diri kita untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya. Ini dia caranya:

1. Jangan takut akan kegagalan besar

Untuk menjadi seorang pemimpin besar tidak ada yang berjalan tanpa satu hambatan sekecil apapun itu. Akan ada banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi dan dilewati dengan kekuatan sebagai seorang pemimpin. Bukan tanpa alasan, karena ketika seorang pemimpin memiliki sikap kuat, tegar dan pantang menyerah terhadap apa yang dihadapinya, ini akan jelas berpengaruh terhadap perkembangan anak buah dan juga perusahaannya. Jangan takut akan suatu kegagalan, sekalipun itu termasuk kegagalan yang menurut kita besar. Saat kita mampu menghadapi dan bangkit, itulah saat dimana kita sudah melewati satu bagian untuk menjadi pemimpin yang lebih baik.

2. Usir keraguan terhadap diri sendiri

Ada kalanya seorang pemimpin merasa dirinya tidak bisa dan tidak berguna untuk anak buah dan perusahaannya. Meragukan diri sendiri akan secara perlahan menumbuhkan keraguan bahwa perusahaan akan mampu untuk tumbuh besar. Jangan ragukan sedikitpun kemampuan diri kita dalam memimpin suatu perusahaan atau seseorang. Saat ada mereka yang memilih kita untuk menjadi seorang pemimpin, maka itu prestasi yang patut kita banggakan. Usir keraguan terhadap diri sendiri dengan memuji apa yang telah kita capai, tapi ingat jangan terlalu berlebihan. Jadikan ini sebagai prestasi untuk diri sendiri, dan untuk menumbuhkan semangat terhadap diri sendiri.

3. Jangan puas dengan solusi standar

Untuk menjadi seorang pemimpin besar, kita dituntut untuk mampu menerima dan memberikan solusi yang terbaik atas apa yang sedang terjadi. Saat dalam diskusipun, jangan puas dengan solusi yang dirasa standar. Jika memang ada anak buah Anda yang memiliki solusi lebih baik, jangan malu untuk mengakuinya, dan jangan paksakan solusi yang standar itu untuk muncul dan mendominasi, karena Anda adalah seorang pemimpin. Menjadi bijaksana terhadap masalah dan solusinya, adalah salah satu kunci menjadi pemimpin yang baik.

4. Fokus pada hasil, bukan gaya

Hasil lebih diutamakan daripada hanya sebuah gaya dalam memimpin suatu perusahaan. Pastikan Anda dikenal oleh banyak orang karena hasil kepemimpinan Anda yang sangat baik, bukan hanya karena gaya kepemimpinan. Disini gaya dalam kepemimpinan memang terkesan mempengaruhi hasil dari apa yang dipimpin. Namun jangan biarkan hasil kepemimpinan Anda lebih buruk atau tidak terlihat hanya karena terlalu banyak gaya yang digunakan dalam memimpin.

5. Menjaga yang sudah terbentuk

Pastikan untuk lebih memantapkan diri menjadi seorang pemimpin yang baik, Anda harus mampu menjaga apa yang sudah terbentuk sebelumnya. Jangan mudah terpengaruh dengan arus yang membawa Anda merubah apa yang sudah ada. Lakukan dan pastikan setiap perubahan Anda lakukan untuk menuju menjadi yang lebih baik, bukan hanya dengan alasan mengikuti perkembangan zaman yang sedang trend. Ini akan menjadi buruk, saat Anda mudah tergoyah dan merusak segalanya.

6. Bagi seorang introvert, belajarlah bertindak sebagai ekstrovert

Entah apa yang Anda miliki, introvert ataupun ekstrovert, namun semua itu merupakan anugerah yang pasti Anda butuhkan untuk menjadi seorang pemimpin yang besar. Kita tahu bahwa introvert bukanlah tipe pemimpin yang dibayangkan oleh orang banyak, tapi dunia membuktikan bahwa banyak pemimpin besar yang berawal dari sebuah introvert. Nah, untuk kita yang merasakan diri sebagai seorang introvert, jangan berkecil hati. Kita bisa menjadi seorang pemimpin besar, salah satu caranya yaitu dengan kemampuan untuk bertindak seperti seorang ekstrovert. Mungkin terlihat seperti berpura – pura dan tidak menjadi diri sendiri. Tapi terkadang pura – pura diperlukan saat kita belajar untuk menjadi seorang pemimpin besar.

7. Tetap murah hati

Dan yang terakhir, yang paling penting. Tetaplah menjadi seorang yang murah hati. Jangan biarkan sebuah jabatan membuat kita lupa siapa diri kita sebelum ini. Pemimpin besar yang berhasil dan dihargai banyak orang adalah mereka yang sukses menguasai diri untuk tetap menjadi murah hati. Latih diri kita untuk tetap menjadi pemimpin yang rendah hati dan tidak terlalu berfikir untuk selalu diatas. Menjadi murah hati juga akan membawa kita untuk terus belajar dan belajar lebih baik dari sebelumnya.

Semangat mencoba :)

Cloud Hosting Murah

Baca juga:

Cari Tahu Tipe Kepemimpinan Anda berdasarkan Leadership GRID

12 Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Kita Contoh

Mengenal Penerapan Kepribadian X dan Y dalam Manajemen

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


  • 488
    Shares

Artikel Terkait

15 komentar

  • 13 November 2014 - pukul 0:03

    pertanyaan buat saudara , saya sering sekali tidak percaya diri untuk mengeluarkan apa yang ingin sampaikan kepada publik, untuk mengatasi itu gimana , minta solusi .makasih

    • Administrator
      13 November 2014 - pukul 8:12

      Kalau menurut saya, sebaiknya kita terlebih dahulu benar – benar mempersiapkan apa yang ingin kita utarakan Pak. Sehingga jika kita sudah siap dan yakin, kita akan lebih percaya diri. Terkadang kita hanya ingin berbicara tapi belum sepenuhnya yakin dengan apa yang akan dibicarakan, sehingga membuat kita jadi ga PD. Nah jadi lebih dulu kita harus yakin dengan apa yang akan kita utarakan nantinya Pak :)

  • 21 January 2015 - pukul 17:12

    THANKS INFONYA

    • Nelsi Islamiyati
      21 January 2015 - pukul 20:30

      Sama sama Gan :)

  • 21 February 2015 - pukul 11:00

    Bagaimana jika kita sudah percaya diri dan merasa mampu untuk mengerjakannya, namun mereka tidak mau menerima?
    Syukron..

    • Administrator
      21 February 2015 - pukul 14:56

      Menurut saya sendiri, setiap usaha tidak ada yang sia – sia Pak. Asal tidak berniat untuk menggurui dan mampu bersikap menjadi pemimpin yang bijaksana dan adil, semua bisa dikendalikan :)

  • 14 April 2015 - pukul 13:55

    Thanks atas artikel tentang 7 cara melatih diri menjadi pemimpin besar yang lebih baik, sangat bermanfaat bagi para pembaca.

  • no vian
    3 March 2016 - pukul 6:07

    kalau senior kita yg mengajari kita untuk berbohong, mengingkari janji, apa salah kalau aku marah?

  • 21 March 2017 - pukul 10:07

    Dalam buku John C. Maxwell yang berjudul The 21 Indispensable Qualities of a Leader juga menjelaskan ciri-ciri yang penting dan harus dimiliki supaya seorang pemimpin bisa sukses membawa anggota timnya menuju kesuksesan. Di antaranya ada Karakter, Karisma, Komitmen dan Komunikasi.

  • Sri Yanthi Safitri Siregar
    12 April 2017 - pukul 6:31

    Tanks atas imformasi nya mudah2 an bisa dicoba untuk menjadikan kita lebih baik

  • Sahat bantu sihotang
    20 April 2017 - pukul 12:44

    Pak apabila sy memerintahkan bawahan sy pekerjaan tetapi bawahan sy melawan .apa tindakan sy , apabila sy suruh pulang perasaan sy langsung gemetar dan rasa hibah sy timbul, bgmn solusinya pak.

  • 10 May 2017 - pukul 12:25

    wah,, artikel ini boleh di contohin bagi kita smua yang masih gagal memimpin.. smoga artikel ini membantu smua sahabat sahabat

  • 10 July 2017 - pukul 17:05

    Saya baru tahu bahwa banyak pemimpin dunia yang lahir dengan kepribadian introvert. Padahal saya kira seorang pemimpin adalah tipikal yang ekstrovert

  • teddy
    13 July 2017 - pukul 6:31

    pak. saya mau bertanya . jika kita diyakini oleh banyak orang untuk memimpin namun kita merasa kita bukan orang yang tepat dan merasa takut dikalahkan oleh orang lain dan mengecewakan pendukung saya. apa yang harus saya lakukan, haruskah saya memimpin atau diam? padahal sejujurnya saya ingin menjadi pemimpin besar pak!

  • annonim ajah
    13 October 2017 - pukul 16:38

    Bener banget nih yang poin ke 6. Orang yang introvert seperti saya juga suka merasa tidak menjadi diri sendiri dan berpura- pura saat berusaha belajar berbicara lebih banyak atau menjadi extrovert. Tapi ya mau gimana lagi.. tetep harus begitu supaya bisa sosialisasi.. walaupun malas sebenarnya. Beruntunglah yang dari lahir sudah extrovert.

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *