Leadership

Apa Guiding Star dari Bisnis Anda?

 
  • 1
    Share

   

Nah pemilik bisnis. Secara sadar atau tidak, bisnis Anda pasti sudah memiliki Guiding Star. Yaitu tujuan akhir yang jadi pegangan bisnis anda. Banyak orang menyebutnya sebagai visi, atau orientasi.  Bentuknya pun bermacam-macam, bisa berbasis profit hingga sosial. Tetapi yang jelas, Guiding Star sangat dibutuhkan agar bisnis anda dapat berkembang, tumbuh, maju pesat dan bersaing dengan kompetitor sejenisnya.

Guiding Star yang benar, akan membawa bisnis anda berjalan ke arah ini, dan sustain lebih lama di persaingan. Sedangkan petunjuk yang salah, meskipun seolah bisa menuntun bisnis anda, namun dia tidak akan membuat anda sustain lebih lama di persaingan.  Maka, mari luangkan hari ini untuk mengkaji kembali Guiding Star Anda. Sudah benar kah? Berikut beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan ketika menentukan Guiding Star.

Tanyakan Apa yang Anda jual, kemudian tambahkan value di dalamnya.

Ketika ada yang bertanya: “Apa yang anda jual?” Maka apa jawaban anda? Dalam kasus ini kita gunakan WGChat, sebuah aplikasi chatting inovatif besutan JagoanWeb. Maka sah-sah saja jika anda menjawab “Saya menjual aplikasi chatting”. Namun apakah jawaban ini benar? Coba bandingkan dengan jawaban alternatif: “Saya menjual aplikasi chatting one stop solution untuk bisnis online”.

guiding-star

Tanyakan Apa yang mau dicapai oleh usaha Anda. Apakah sudah realistis?

Seorang kawan saya, Kemas Dimas (CEO WGchat) menjawab seperti ini ketika dia ditanyai seputar target WGChat: “Karena usaha saya masih tergolong baru, maka saya akan membuatnya hidup mandiri terlebih dahulu, baru memikirkan bagaimana mendatangkan profit.” Memang pada dasarnya ada 3 kemungkinan yang akan datang ketika seseorang berusaha menggapai Guiding Star. Yaitu: Dia menurun ke bawah, dia berjalan ditempat, atau dia berjalan ke atas (berkembang). Guiding Star yang realistis akan membuat anda meraihnya dengan mudah. Saya setuju dengan Kemas. Ketika usaha Anda hidup mandiri, maka profit akan mengikuti.

Tanyakan Siapa sasaran Anda?

Ketika ditanya siapa sasarannya, maka mayoritas kita akan menjawab, “Orang-orang yang butuh produk saya.” Jawaban tersebut masih kurang spesifik. Karena pada intinya kita harus menentukan pasar dan menggolongkannya terlebih dahulu. Saya ambil contoh JagoanStore.com. Sasarannya jelas. Yaitu pemilik UKM yang ingin mengoptimalkan websitenya dengan perpaduan teknologi up to date.  Dengan pasar yang jelas, maka masa pendekatan, penjualan dan penyesuaian produk Anda untuk pasar jadi jauh lebih mudah.

Tanyakan Apa sasaran Bisnis Anda?

Made Gunartha (WIN Consultant), pernah bercerita pada kami tentang seorang kawannya yang terjun ke bisnis air mineral dalam kemasan. Jauh sebelum produk ini dikenal masyarakat, ketika ditanya apa sasaran usahanya, sang pemilik menjawab, “Saya ingin produk saya mampu membuat generasi keluarga Indonesia yang sehat dan berumur panjang dengan air minum sehat.” Dari sasaran ini, sang pemilik mampu membuat step-step yang jelas. Seperti membentuk duta perusahaan yang terdiri dari pelajar sekolah dan universitas, dan mengedukasi duta-duta ini dengan bekal informasi yang cukup dan akan dibawa sampai ke sasaran yang tepat dan sesuai keingianan.

Tanyakan Apa yang membedakan produk Anda dari lainnya?

Saya sarankan agar Anda menjelaskannya dengan tepat, singkat, konkrit dan tidak bertele-tele. Misalnya, sang pemilik usaha air mineral dalam kemasan menjawab, “yang membedakan produk saya dengan produk sejenis lainnya adalah produk saya jelas memiki kadar oksigen yang cukup pada tiap kemasannya, sehingga cita-cita untuk generasi keluarga yang sehat dan berumur panjang dapat diwujudkan.”

Tanyakan Apa nilai tambah produk yang Anda jual sampai-sampai pasar harus membeli produk Anda.

Anda harus memiliki nilai tambah dibandingkan kompetitor lainnya. Misalnya di JagoanStore.com, setiap minggunya ada update fitur dan perbaikan bug, beberapa bulan sekali ada tambahan template baru, free biaya maintenance, dan akses cpanel. Jika Anda memiliki nilai tambah dibanding kompetitor, maka tunjukkan.

Bisakah visi dan misi diterapkan selaras dengan Guiding Star?

Ibaratnya saat ini Anda sedang membuat kue dengan cetakan yang telah ada. Cetakan ini adalah standart untuk menuju Guiding Star. Cocok tidak cocok, suka tidak suka, Anda harus dapat menciptakan visi dan misi yang selaras dengan Guiding Star anda.

Tulis Guiding Star Anda

Dan yang terpenting setelah adalah, jangan lupa untuk menulis Guiding Star bisnis Anda. Karena Guiding Star tidak cukup ada di pikiran saja. Namun harus dapat dibaca setiap saat agar dapat memicu semangat dan lebih mendekatkan Anda untuk selangkah lebih dekat dengan hasil final. :)

Jangan cemas jika Guiding Star anda berubah. Tak urung seiring perkembangan jaman dan permintaan pasar pun, kadang Guiding Star juga bisa turut berubah dan bergeser menyesuaikan.  Terima kasih Made Gunartha (http://win-consultants.com/team/) Atas share yang luar biasa.

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


  • 1
    Share

Artikel Terkait

0 komentar

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *