Running A Business

Bagaimana Bisnis Bisa Belajar dari Koprol.com

 

   

Siapa yang tidak punya account di sosial media? Saya sebenarnya tidak mengharapkan tunjuk jari / angkat tangan. Toh tentunya hampir seluruh netter tidak akan begitu saja melewatkan salah satu fenomena di internet. Bahkan beberapa dari anda mungkin mulai berinternet akibat sosial media. Sebut saja Facebook, Twitter, dan beberapa sosial media lainnya. Masing-masing punya ciri khas tersendiri yang bisa menarik penggunanya, hingga seolah candu. User rela menghabiskan berjam-jam hanya untuk bercakap-cakap via sosial media atau sekedar mengecek halaman pribadinya. Dengan adanya fasilitas yang mendukung seperti smartphone, bahkan sosial media kini seolah menjadi bagian hidup penggunanya.

Apa yang membuat sosial media jadi booming? Sedikit elemen narsisme, kebanggaan, dan kebutuhan bersosialisasi manusia mungkin bisa jadi jawabannya. Dan semua itu sudah tersedia pada sosial media.

Kalau disimak sebenarnya habit yang terjadi pada pengguna sosial media, apapun, rata-rata memiliki kesamaan. User cenderung meluangkan waktu tidak hanya untuk eksis dan have fun saja. Beberapa di antaranya bahkan membawa keakraban di dunia online ke dunia nyata melalui kopdar (kopi darat).


Contoh nyata dari nilai positif ini adalah Koprol. Meski pengembang Koprol telah memutuskan untuk menghentikan layanannya, Koproller (salah satunya penulis) akan tetap menganggap Koprol sebagai bagian dari diri kami. Bukankah menakjubkan jika nilai positif seperti ini bisa diaplikasikan ke dalam bisnis kita?

Jadi, belajar dari sosial media? Kenapa tidak?


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *