Leadership

Inilah Gerak Tubuh yang Harus Dihindari Saat Wawancara

 

   

Berbicara tentang wawancara, banyak dari kita pasti akan gugup saat akan menghadapi yang satu ini. Entah karena takut, tidak PD dan lain sebagainya. Ada banyak hal memang yang harus dipersiapkan supaya tidak terlalu gugup sebelum wawancara. Mulai dari sikap dan bahasa tubuh, penampilan, hingga cara Anda menyampaikan pendapat. Dan pastikan Anda memberikan kesan pertama yang baik dan santun apabila ingin lolos. :D

Menurut Profesor Mehrabian sendiri, yaitu seorang ahli psikologi dari Universitas UCLA, Amerika, bahasa tubuh sangat menentukan penilaian terhadap diri Anda ketimbang kata-kata yang terucap. Gerak tubuh apa saja yang dimaksud? Berikut uraiannya beserta beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat wawancara:

  1. Senyum palsu

Masuklah ke ruangan wawancara dengan percaya diri dan senyum yang tulus. Jangan tersenyum yang berkesan terpaksa, karena Anda seperti orang yang terkesan berpura-pura.

  1. Gerakan tubuh dan posisi tangan

Gerakan tangan memegang peranan penting dalam mengekspresikan bahasa tubuh Anda. Hindari gerakan tangan seperti melipat tangan di dada, menepuk-nepuk tangan atau terus menggerakkan tangan, dan mengetuk-ngetuk tangan ke meja.

Akan lebih baik jika meletakkan tangan Anda secara santai dan terbuka di posisi yang paling membuat Anda santai. Supaya Anda tidak terlihat gelisah, takut, dan sebagainya.

  1. Jabatan tangan

Saat memulai dan mengakhiri wawancara jangan lupa jabat tangan dengan tegas si pewawancara dan ucapkan terimakasih.

  1. Menyentuh wajah

Menyentuh wajah sebaiknya dihindari saat wawancara kerja. Gerakan ini dapat menyiratkan Anda gugup atau tidak jujur terhadap pernyataan Anda.

  1. Posisi kaki

Duduklah dengan kedua kaki menyentuh lantai yang menggambarkan Anda nyaman dan percaya diri.

  1. Kontak mata & posisi duduk

Dalam percakapan memang diharuskan melakukan kontak mata untuk menghormati lawan bicara. Namun jangan jangan dilakukan terus menerus, karena nantinya akan membuat si pewawancara tidak nyaman. Ahli gerak tubuh Janine Driver mengatakan, 60 persen kontak mata sudah cukup membuat Anda terlihat antusias. Selain mata, fokuskan tatapan pada segitiga bagian atas wajah yaitu area sekitar alis kanan-kiri dan pertengahan hidung.

Sumber

Sumber2

Baca juga:

Penasaran Bagaimana Google Melakukan Wawancara Kepada Calon Karyawan Mereka?

10 Pertanyaan Penting Ketika Mewawancarai Calon Webmaster Anda

Tips Menghadapi 18 Pertanyaan Tersulit Saat Interview


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *