Leadership

Belajar Mengenal Apa Itu Kompensasi Karyawan

 
  • 12
    Shares

   

Kompensasi adalah hal yang sering ditanyakan oleh seorang pelamar saat melalui proses wawancara. Kompensasi memang sesuatu hal yang bisa mengukur penghargaan perusahaan atas jasa yang diberikan karyawan kepada perusahaan. Bagi perusahaan,penentuan kompensasi merupakan kebijakan strategis yang perlu dipertimbangkan aspek2 yang ada kaitannya. Untuk itu penting bagi Anda untuk mengenali seperti apa kompensasi itu.

Kompensasi sendiri merupakan imbalan kepada karyawan atas jasa yang diberikan pada pekerjaannya.

Kompensasi dikelompokkan menjadi 2 yaitu kompensasi financial dan kompensasi non financial.

Kompensasi financial adalah kompensasi dalam bentuk uang atas jasa yang karyawan berikan. Sedangkan kompensasi non financial adalah kompensasi bukan dalam bentuk uang namun dalam bentuk fleksibilitas waktu kerja, lingkungan yang kondusif atau bentuk lainnya yang dapat memberikan kepuasan bagi karyawan.

Kompensasi financial sendiri dapat dibayarkan langsung maupun tak langsung. Kompensasi langsung dibayarkan dalam bentuk gaji pokok,bonus atau insentif. Sedangkan kompensasi tidak langsung dibayarkan dalam bentuk uang namun pemberiannya dilakukan saat kejadian tersebut terjadi. Contohnya jaminan sosial,asuransi,pengobatan,tabungan atau bentuk tunjangan lainnya.

Kompensasi non financial adalah kompensasi yang diberikan bukan dalam bentuk uang tetapi lebih mengarah pada pekerjaan yang menantang, jenjang karir, fleksibilitas waktu kerja, lingkungan yang kondusif atau bentuk lainnya sehingga kepuasan karyawan terhadap perusahaan terus meningkat.

Sudah sangat umum jika banyak perusahaan lebih memfokuskan pada kompensasi financial. Ini memang penting,namun kita pun harus jeli dalam menentukan besarannya. Jangan dikarenakan alasan ingin menaikkan daya saing hingga kita tidak mempertimbangkan faktor kemampuan. Tantangan bagi Anda untuk menyeimbangkan antara biaya kompensasi dan daya saing serta memberikan penghargaan yang adil bagi karyawan.

Satu hal yang luput dari perhatian adalah mengutamakan kepuasan karyawan. Kepuasan karyawan erat kaitannya dengan aspek psikologis karyawan. Tidak seluruhnya kepuasan karyawan berasal dari sisi financial yang ia dapatkan. Namun perlu ada aspek psikologis yang terakomodir. Diantaranya ketenangan dalam bekerja, lingkungan yang mendukung, kepercayaan dalam mengelola dan bentuk yang lainnya.

Hasil penelitian menyebutkan bahwasannya kompensasi non financial yang menimbulkan kepuasan karyawan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produktifitas kerja.

Jadi,sudah terpikirkah oleh Anda apa bentuk kompensasi yang akan diberikan kepada karyawan Anda? Ingat,tetaplah berlaku adil

Sumber: buku manajemen sumber daya manusia karangan prof. Dr. Wilson Bangun,S.E.,M.Si.

Baca juga:

Mengenal Perbedaan antara HRD dengan Personalia

Strategi Mengelola Emosi untuk Membangun Budaya Tim yang Hebat

18 Cara Menyampaikan Pesan yang Baik Melalui Bahasa Tubuh

           
  • 12
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *