Running A Business

Benang Merah antara Bisnis dan Customer

 
  • 1
    Share

Dalam management tim, terutama di dunia bisnis, banyak yang menganggap bahwa pelanggan merupakan pihak yang dilayani oleh tim (dalam case ini berarti tim internal perusahaan). Namun tahukah anda bahwa sebenarnya customer merupakan bagian dalam tim sebuah bisnis?

Business flow yang sering kita jumpai di perusahaan-perusahaan terang-terangan menyatakan bahwa elemen sebuah bisnis terdiri atas karyawan, stake holder (pemegang saham), dan pelanggan. Stake holder dan karyawan biasanya merger ke dalam sebuah tim internal perusahaan. Tim ini bertugas melayani pelanggan yang kemudian mendatangkan manfaat bagi tim. Dari sini sudah kelihatan besarnya peran customer sebagai bagian dari suksesnya business flow perusahaan.

Menjalankan sebuah bisnis ibarat mengendarai sebuah mobil. Bisa jalan cepat dan stabil apabila ukuran keempat ban mobilnya sama. Jika ada salah satu saja yang kempes, atau ukurannya lebih besar, maka kendaraan pun tidak dapat melaju kencang sekaligus stabil.

Maka penting sekali bagi sebuah bisnis untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan sebagai bagian dari tim. Bagaimana? Mungkin yang paling mudah adalah dengan memberikan peran khusus bagi customer anda. Peran ini bisa dimulai dengan menciptakan sebutan khusus. Contohnya mungkin anda sudah familier dengan panggilan Harley Guy (sebutan pecinta motor Harley), Citizen (fans sebuah klub sepakbola Inggris), dan ELF yang baru-baru ini sempat heboh dengan konser salah satu band Korea.

Sekilas kelihatannya pemberian sebutan ini seperti just for fun saja. Tapi timbul rasa keterikatan antara bisnis / brand dengan marketnya. Ya, dengan adanya sebutan semacam ini, market secara tidak langsung merasa menjadi terlibat ke dalam dunia si idola. Sebutan ini seakan menjadi ikatan yang menjembatani antara idola dengan pengikutnya.  Kita bisa lihat bagaimana para pengikut dengan bangga menyebut siapa panggilan mereka, bahkan dengan antusiasnya menggunakan atribut sang idola. Seperti inilah kira-kira rasa keterikatan yang tidak bisa dinilai dengan uang.

Salah satu hal yang kami jabarkan di atas mungkin dapat menjadi tips untuk membina hubungan yang baik dengan pelanggan sebagai bagian dari tim kita. Jadi apakah anda telah menyiapkan sebutan bagi rekan customer anda? Kami telah memulai dengan menyebut JagFamily bagi “tim” kami..


  • 1
    Share

1 komentar

  • 24 Mei 2012 - pukul 23:10

    Penting sekali ya menjaga kepercayaan pelanggan untuk kemajuan bisnis.

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *