Leadership

Berlatih atau Sekedar Belajar? Ketahui yang Mana Diri Anda Di Sini!

 
  • 8
    Shares

Kita semua memiliki tujuan yang ingin kita capai dalam hidup kita. Tujuan ini mungkin termasuk belajar bahasa baru, memiliki pola hidup sehat, menjadi orang tua yang lebih baik, menghemat lebih banyak uang, dan sebagainya.

Kita dapat dengan mudah berasumsi bahwa perbedaan antara diri kita saat ini dengan diri kita yang kita inginkan disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pengalaman. Mungkin inilah yang menyebabkan kita mengikuti seminar, mengikuti kursus bagaimana memulai bisnis atau memulai hidup sehat dengan cepat atau mengikuti kursus belajar bahasa baru dalam waktu cepat. Sebagian besar dari kita berasumsi bahwa untuk mendapatkan hasil yang optimal harus memiliki strategi yang tepat. Dan kita percaya bahwa hasil yang baru pastinya membutuhkan pengetahuan dan pengalaman baru.

Namun tidak semua pengetahuan dan pengalaman baru dapat menghasilkan sebuah hasil yang baru. Semuanya kembali lagi pada tujuan yang kita ingin capai. Percuma saja jika kita memiliki tujuan hanya untuk mengetahui saja tanpa mengerti apa maksutnya. Kita hanya mengetahui kulit luarnya tanpa mengerti dan paham benar maksutnya. Seperti perbedaan antar belajar sesuatu dengan berlatih sesuatu.

Dalam sebuah buku yang ditulis oleh Thomas Sterner – The Practicing Mind :
“Ketika kita berlatih sesuatu, kita terlibat dalam proses pengulangan yang disengaja untuk mencapai tujuan tertentu. Kata-kata disengaja dan niat adalah kunci di sini karena mereka menentukan perbedaan antara aktif berlatih sesuatu dan pasif belajar itu”

Mungkin belajar dan berlatih menurut asumsi kita artinya sama, namun coba lihat beberapa contoh berikut:

  1. Untuk membentuk tubuh agar lebih berotot, mungkin anda bisa membaca-baca buku panduan bagaimana cara mendapatkan tubuh yang berotot. Namun sebenarnya cara untuk mendapatkan tubuh yang berotot adalah berlatih angkat beban.
  2. Jika Anda memiliki sebuah perusahaan startup yang ingin mendapatkan keuntungan yang besar, Anda mungkin bisa membaca buku buku tentang promo dan cara menjual produk. Namun sebenarnya cara yang benar adalah bagaimana cara membuat orang membeli produk Anda.
  3. Jika Anda ingin menjadi seorang penulis sebuah buku yang terkenal, Anda bisa berguru pada penulis terkenal bagaimana cara menulis sebuah buku. Namun sebenarnya adalah bagaimana buku Anda bisa dibaca oleh banyak orang.

Dengan belajar anda akan medapatkan pengetahuan. Dengan berlatih anda akan mendapatkan kemampuan.

1. Belajar bisa membuat kita menjadi lambat

Dalam beberapa kasus, mempersiapkan segalanya dengan mendapatkan informasi terlebih dahulu dapat menghambat kita dalam mengambil tindakan. Sebagai contoh: Ketika Anda mengingikan untuk mahir belajar bahasa lain, akan banyak buku buku tentang bahasa asing yang akan Anda baca. Anda mencari banyak buku-buku agar anda mengerti dengan benar tentang bahasa asing. Setelah Anda membaca banyak buku Anda akan merasa sudah melangkah lebih dekat pada tujuan Anda. Namun sebenarnya yang Anda lakukan hanya berputar tanpa ada pergerakan mencapai tujuan. Tidak ada salahnya dengan mencara referensi buku bahasa asing, namun cara yang harus Anda lakukan adalah bagaimana Anda terbiasa berbicara bahasa asing tersebut.

2. Belajar apakah berlatih dan berlatih apakah belajar?

Belajar bukanlah bentuk berlatih. Belajar akan meningkatkan wawasan Anda dengan mendapatkan pengetahuan baru namun Anda tidak akan menemukan bagaimana cara menerapkan pengetahuan yang telah Anda dapatkan. Sedangkan dalam berlatih Anda juga akan belajar. Mengapa? Anda pasti tidak akan asing dengan kata kata berikut: “Berlajarlah dari kesalahan”. Jika Anda hanya melakukan pembelajaran saja tanpa berlatih, lalu dari mana Anda akan mendapatkan kesalahan ?

Kesimpulan:

Belajar saja tidak akan menyebabkan kemajuan. Kita sering beralasan belajar untuk menunda kita mengambil sebuah keputusan atau mencoba hal baru. Oleh karena itu gunakan kemampuan belajar Anda untuk mendukung proses berlatih Anda.

Sumber

Baca juga:

Belajar PR dari Film Lego yang Fenomenal

Belajar Kampanye Iklan Kreatif dari HBO

Belajar Dari Kegagalan 4 Perusahaan Besar


  • 8
    Shares

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *