Leadership

Deliberate Learning: Resep Latihan Sang Expert

 

Loading...

Deliberate learning – Ada 2 tipe orang yang bisa kita temukan dalam lingkungan kerja sehari-hari. Tipe pertama adalah mereka yang tahu banyak hal, namun tidak mendalam. Tipe kedua adalah mereka yang mendalami suatu bidang sampai ke detail-detailnya, sehingga menjadi seorang ahli. Nah, kali ini kita akan mengenal lebih jauh tipe orang yang kedua. 

Banyak orang bermimpi menjadi ahli dalam suatu bidang. Misalnya ketika dulu Anda masuk jurusan hukum, Anda berharap bisa memahami pernak-pernik pasal dalam suatu undang-undang, sejarahnya, konteks penerapannya, landasan filosofisnya, dan cara penegakkannya.

Baca juga: Ini 6 Hal yang Dapat Membuat Anda Ahli dalam Bisnis!

Saat sedang idealis-idealisnya, Anda mungkin berimajinasi menjadi sebuah pakar hukum yang akan dimintai pendapatnya ketika sedang terjadi masalah. Itu hal yang wajar kok, dan terjadi di dunia kerja.

Buat Anda yang sudah menemukan pekerjaan yang cocok, Anda pasti berharap bisa menjadi orang andalan di bidang tersebut. Buat Anda yang belum, yuk kita belajar menjadi ahli dengan sebuah cara.

Apa itu Deliberate learning?

Deliberate learning adalah metode belajar yang menekankan pada intensitas dan konsistensi belajar. Dengan kata lain, deliberate learning adalah metode belajar yang terus menerus dengan cara yang benar. Cara yang benar disini maksudnya memperhatikan hal-hal dasar terlebih dahulu sebelum ke bagian belajar yang sesungguhnya.

Baca Juga: 6 Cara Meningkatkan Percaya Diri: Bye Bye Minder!

Misalkan ada seorang cowok yang ingin menjadi petenis profesional. Alih-alih langsung berlatih bermain tenis setiap minggu, metodeĀ deliberate learning menyarankan cowok tersebut untuk mencatat hal-hal apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang petenis profesional. Setelah ditemukan, ternyata kunci awal untuk menjadi petenis profesional adalah ketangkasan kaki dan tangan.

Dliberate Learning, cara cerdas untuk menjadi seorang ahli
Deliberate Learning

Nah, dari situlah mulai pelatihan difokuskan untuk membuat kaki dan tanganmu tangkas. Kalau sudah berhasil, lanjut ke step kedua, ketiga, dan seterusnya.

Deliberate Learning Sama Sekali Tidak Menyenangkan

Deliberate learning kurang cocok jika tekad dan niat Anda masih setengah-setengah. Alasannya, metode ini menerapkan metode 10.000 jam untuk menguasi suatu bidang.

Nah untuk mencapai 10.000 jam ini, Anda harus bisa membaginya menjadi beberapa jam dalam sehari dan harus dilakukan dengan teratur. Jika belajar yang Anda lakukan sudah berjalan selama 1 bulan, namun kemudian mogok selama 2 minggu, peningkatannya malah akan semakin lambat dan Anda bisa jadi terlena untuk mogok lebih lama atau bahkan berhenti.

Baca juga: 5 Tips Memulai Bisnis di Luar Bidang Keahlian Anda

Selain jadwal yang teratur, Anda juga perlu melakukan evaluasi dari apa-apa saja yang sudah Anda kerjakan. Anda bisa meminta feedback dari orang lain atau dengan mengikuti lomba dan pertandingan.

Nah dari sini, Anda bisa melihat mempraktekkan langsung dan melihat hasilnya. Jika ada yang masih kurang, Anda harus memperbaikinya lagi sebelum lanjut ke pelajaran lain.

Ada lagi yang perlu dipersiapkan?

Tentu saja ada. Dari penjelasan di atas, Anda dapat memahami bahwa metode ini membutuhkan perjuangan besar, sehingga persiapkanlah sumber motivasinya. Sebaik-baiknya motivasi adalah yang berasal dari dirimu, tapi tidak ada salahnya meminta bantuan orang yang Anda percayai untuk membantu belajar. Mereka bisa menjadi orang yang mengingatkan ketika Anda mulai putus asa, lho.

Apakah Anda sudah siap untuk memulai perjalanan menjadi ahli? Bergembira dan semangatlah!

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *