Technology

Kebijakan Sensor Internet di Berbagai Belahan Dunia

 

Loading...

Pada gambar di atas bisa kelihatan peta dan keterangan warna di mana merupakan simbol kondisi sensorship terhadap internet yang diterapkan di negara tersebut.

OpenNet Initiative (proyek bersama untuk memantau dan melaporkan praktek pengawasan internet di dunia) mengklasifikasikan adanya sensor atau penyaringan terjadi di suatu negara dalam empat bidang kegiatan:

1. Politik: Sensor terhadap pandangan dan informasi yang bertentangan dengan program pemerintah saat ini, hingga sensor dengan pendapat yang berkaitan dengan hak asasi manusia, kebebasan berekspresi, hak-hak minoritas, dan gerakan keagamaan.

2. Sosial: Sensor terhadap pandangan dan informasi yang dianggap sebagai ofensif atau sosial sensitif, seperti seksualitas, perjudian, obat-obatan terlarang dan alkohol.

3. Konflik / keamanan: Sensor terhadap tampilan dan informasi yang berkaitan dengan konflik bersenjata, sengketa perbatasan, gerakan separatis, dan kelompok-kelompok militan.

4. Internet: Sensor terhadap Email, Hosting, Pencarian, Terjemahan, dan layanan Voice-over Internet Protocol (VoIP).

Namun seperti sebuah ironi, Initiative OpenNet tidak memeriksa penyaringan pornografi anak karena klasifikasi mereka lebih fokus pada penyaringan teknis.

Dari empat klasifikasi tersebut, OpenNet Initiative menyimpulkan tingkat penyaringan oleh lebih dari empat puluh negara di seluruh dunia.  Kemudian ditemukan kategori filtering yang diterapkan oleh negara-negara tersebut:

1. Pervasive Censorship

Penerapan filtering internet dilakukan di segala bidang, siapapun yang melanggar / mengakses website yang di sensor akan ditindak sesuai hukum yang berlaku di negara tersebut. Salah satunya adalah Republik Rakyat China.

2. Selective Censorship

Penerapan sensor dilakukan setidaknya di salah satu bidang kegiatan, Indonesia salah satu penerap kebijakan ini.

Jadi jika menurut anda, apakah dengan kategori Selective seperti sekarang anak anda sudah aman menggunakan internet secara bebas? Mari bagikan pandangan anda di komentar ;-)

Loading...

1 komentar

  • Nita
    26 Oktober 2012 - pukul 9:06

    anak sy selalu mendapatkan pengawasan ketat dari sy, sebagai ibunya.

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *