Character Building Headline Insider Inspirasi Leading Produktif Produktivitas Tips Bisnis

Kenalan dengan Ikigai, Filosofi Agar Hidup Bahagia

 

Kenalan dengan Ikigai – Pernah selepas bangun pagi, badan malas bergerak dan ingin tidur lagi? Atau, pernah mengalami demotivasi dalam hidup, sehingga tak bersemangat menyambut hari, menjalani aktivitas, bekerja, atau bahkan sekadar nongkrong dengan sejawat di kedai kopi?

Jika pernah, mungkin Anda butuh ikigai. Apa itu ikigai? Ikigai sendiri adalah filosofi yang berasal dari Jepang. Kita tahu, Jepang merupakan negara yang disiplin, teratur, dan bersih. Di lain sisi, kedisiplinan dan keteraturan itu juga disokong oleh tekanan hidup dan standar kerja yang tinggi.

Ikigai inilah yang membuat orang-orang Jepang senantiasa memiliki semangat dalam hidup dan terbilang termasuk orang-orang yang berdedikasi dan pekerja keras terhadap apa yang mereka lakukan.

Berkat ikigai, mereka juga menemukan kebahagiaan di balik deraan rutinitas kerja yang menjenuhkan. Yuk, kenalan dengan ikigai!

Terminologi Ikigai

Tak ada terjemahan khusus untuk ikigai ini dalam bahasa Inggris maupun Indonesia. Namun, secara harfiah, ikigai berasal dari kata iki yang berarti kehidupan, dan gai yang artinya nilai atau tujuan. Jika digabungkan maka akan menjadi nilai atau tujuan hidup.

Secara terminologi, ikigai adalah istilah yang memasukkan ide kebahagiaan dalam kehidupan. Lantas bagaimana caranya? Nah seperti yang tadi disebutkan, yakni dengan mencari dan mengetahui nilai dan tujuan secara keseluruhan yang ingin kita capai dalam kehidupan.

Apabila kita telah memahami nilai dan tujuan dalam kehidupan yang tengah kita jalani, seberapa pun penderitaan yang tengah kita hadapi, seberapa jenuh pun rutinitas kita saat ini, maka kita akan mampu bertahan dan bahkan tetap menjalaninya dengan rasa bahagia.

Lagipula, untuk apa hidup kalau tak punya nilai dan tujuan yang ingin kita capai?

Bagaimana Menemukan Ikigai?

Setelah mengetahui konsep dasar dan filosofi ikigai, lantas bagaimana sih kita menemukan ikigai kita? Atau, jika kita telah menemukan nilai dan tujuan hidup kita, bagaimana caranya agar kita berhasil mencapainya dengan ikigai?

Para ahli merekomendasikan kita untuk merenungkan sekaligus mempertanyakan empat hal kepada diri kita sendiri.

Nah, irisan dari empat hal itulah yang sejatinya membentuk ikigai. Apa saja? 1) Apa yang Anda sukai?, 2) apa yang Anda kuasai?, 3) apakah Anda bisa mendapat bayaran dari yang Anda kuasai?, dan 4) apakah dunia membutuhkannya?

Menemukan ikigai artinya menemukan titik tengah dari keempat hal tersebut. Untuk mempermudah, amati gambar dan penjelasan berikut.

Dari gambar tersebut, mari kita mulai dari penjelasan dua hal yang beririsan terlebih dahulu.

Ketika hal yang Anda sukai itu, kemudian Anda lakukan tiap waktu, lantas karena rutinitas itu Anda merasa ahli dan menguasai bidang itu, maka itulah yang disebut Passion (Kegemaran).

Ketika hal yang Anda kuasai itu membuat Anda mendapat bayaran atasnya, maka itulah yang disebut Prefession (Profesi).

Ketika hal yang Anda sukai itu kemudian berguna bagi khalayak, maka itulah yang disebut Mision (Misi).

Terakhir, ketika hal yang Anda lakukan itu mendapat bayaran dan hal itu juga dibutuhkan khalayak, maka itulah yang disebut Vocation (pekerjaan).

Kemudian, mari kita uraikan irisan dari empat hal itu.

Ketika apa yang Anda sukai, Anda kuasai, Anda mendapat bayaran atasnya, dan apa yang Anda lakukan itu berguna bagi banyak orang menjadi satu, maka hal tersebut akan membuat Anda merasa utuh.

Mengapa? Sebab, Anda tak perlu mengorbankan salah satu hal untuk mendapat hal lain. Anda akan mendapat gairah, mendapat misi, mendapat timbal balik berupa bayaran, dan bahkan Anda dapat berguna bagi banyak orang.

Nah itulah filosofi ikigai agar hidup kita bahagia. Memang, menghadapi rutinitas keseharian, sangat rawan membuat kita jenuh dan tak termotivasi.

Namun, setelah kenalan dengan ikigai, kita dapat terus menjalani rutinitas dengan bahagia, karena kita mendapat keseimbangan dari apa yang kita sukai, kita kuasai, kita mendapat bayaran atasnya, dan hal itu berguna bagi orang lain. Semangat menemukan ikigai Anda!


Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *