Character Building Insider Inspirasi

7 Rahasia Memupuk Jiwa Enterpreneur pada Anak

 

Memupuk Jiwa Enterpreneur pada Anak – Bukan hal yang mudah memang untuk mendidik Anak terkait finansial sejak dini. Apalagi, jika Anda mengharapkan anak agar bisa menjadi seorang pengusaha.

Tapi, seperti kata pepatah bahwa tak ada yang mustahil jika ingin mencoba. Dengan perhatian dan pendekatan yang tepat, tentu saja Anda bisa memupuk jiwa enterpreneur pada anak.

Untuk membantu Anda, Mebiso sudah merangkumnya menjadi 7 cara berikut. Let’s check it out!

1. Mempunyai target itu penting untuk memupuk jiwa enterpreneur pada anak

Target merupakan faktor penentu dari kesuksesan seorang pengusaha. Tanpa adanya target, usaha yang dijalankan mungkin tidak akan berkembang atau bahkan gagal.

Lalu, adanya tagret juga bisa memotivasi pengusaha dan membantunya untuk menyusun strategi agar tepat sasaran. Untuk itulah, mengajarkan tentang target dengan hidupnya sangatlah penting.

Cobalah membuat permainan dimana anak perlu menuliskan 10 keinginannya. Setalah itu, beritahu mana saja diantara keinginan si anak yang bermanfaat bagi hidup mereka.

Tanamkan mindset agar mereka dapat fokus mengejar impian tersebut. Bimbing juga dengan langkah yang tepat agar mereka dapat meraihnya.

Berikan pujian dan motivasi ya tiap mereka berhasil meraih setiap tahap. All kids need is a little help and somebody who believes in them!

2. Tanamkan pentingnya nilai uang!

Memupuk jiwa enterpreneur pada anak untuk mengetahui pentingnya nilai uang - Mebiso.com
Penting bagi anak untuk mengetahui nilai uang saat berbisnis. Sumber: Freepik.com

Biasanya, anak-anak hanya mengetahui bahwa uang digunakan untuk membeli barang dan mereka cenderung belum memahami nilainya. Padahal, uang bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis.

Namun sebelumnya, pastikan dulu ya bahwa anak sudah paham dengan nilai uang. Selain itu, beri pengertian kepada mereka bahwa uang tidak datang secara cuma-cuma.

Jika Anda ingin memupuk jiwa enterpreneur pada anak, maka jelaskanlah nilai mata rupiah mulai dari yang terkecil seperti Rp 100 hingga uang kertas sebesar Rp 100 ribu.

Ketika Anak sudah mengetahui nilai uang, mereka cenderung bisa mengeluarkan uang lebih bijak.

3. Jangan berikan uang secara cuma-cuma untuk memupuk jiwa entreprenuer pada anak

Tidak ada salahnya jika Anda ingin memberi anak uang saku, namun jangan selalu memberinya secara cuma-cuma ya.

Cobalah sesekali meminta bantuan mereka dalam menyelesaikan pekerjaan rumah.

Misalnya, Anda bisa meminta anak untuk menyapu rumah, membersihkan tempat tidur mereka, atau mengelap meja. Cara ini bisa mendidik anak bahwa dalam mencapai sesuatu diperlukan usaha.

4. Ajarkan anak untuk pintar melihat peluang

Pintar melihat peluang sangat dibutuhkan untuk menjadi pengusaha yang sukses. Sumber: Freepik.com

Memupuk jiwa enterpreneur pada anak bisa dilakukan dengan mengajarkannya untuk bisa melihat peluang. Pengusaha yang sukses adalah mereka yang selalu peka melihat peluang.

Anda bisa memulainya dengan mengeksplorasi masalah apa yang sedang dihadapi bersama anak. Kemudian, biarkan si anak menyelesaikan sendiri masalah tersebut.

Selain itu, Anda juga bisa memberi tantangan untuk mereka selesaikan. Latihan-latihan seperti ini dapat melatih anak untuk menciptakan ide bisnis dan meningatkan kreatifitas.

5. Terjun langsung ke bisnis untuk memupuk jiwa enterpreneur pada anak

Praktek langsung bisa memupuk jiwa pengusaha pada anak. Sumber: Freepik.com

Setelah anak mengerti tentang peluang, maka cobalah untuk mengajarkannya berjualan. Ilmu berjualan ini dapat melatih si anak untuk tidak malu dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Jika Anda sudah memiliki usaha, cobalah untuk mengajaknya ke tempat usaha tersebut. Lalu, mintalah bantuan hal-hal simpel untuk dia kerjakan seperti menyapa pelanggan yang datang.

Selain itu, praktikkan juga secara langsung pada anak untuk berjualan mainan atau pakaiannya yang sudah tidak terpakai. Coba berikan kesempatan agar mereka bisa menentukan harga jual dari barang-barang tersebut.

Jika ada transaksi penjualan, ajarkan mereka untuk membungkus produk, menghitung uang kembalian dan mengucapkan terima kasih pada pembeli.

6. Ajarkan anak untuk mencatat keluar masuknya uang

Agar dapat mengelola keuangan dengan baik, seorang pengusaha harus melakukan pencatatan keuangannya. Pencatatan yang baik dapat memengaruhi keberhasilan dalam bisnis.

Untuk itu, sangat penting untuk anak agar mereka dapat merekap segala pengeluaran dan pendapatannya. Jika sudah ada laporan keuangan, Anda bisa ajarkan logika bagaimana memanfaatkan keuntungan dari bisnis.

Kenalkan juga transaksi perbankan yang bisa dilakukan untuk memancing keingintahuan mereka bagaimana uang dapat berputar dalam kehiduapn sehari-hari.

7. Ubahlah mindset anak bahwa kegagalan itu soal biasa

Memupuk jiwa enterpreneur pada anak agar tidak mudah menyerah - Mebiso.com
Kegagalan adalah hal yang biasa dalam berbisnis. Sumber: Freepik.com

Semua pengusaha sukses tentunya akan mengalami kegagalan. Namun, kegagalan itulah yang justru membuat mereka tidak mudah menyerah. Tanamkan pada anak agar mereka mau belajar dari kegagalannya.

Bahas bersama apa yang membuat mereka gagal dan tanyakan kepada anak bagaimana mereka menyelesaikan kegagalan itu. Didikan inilah yang bisa membantu anak untuk berani mencoba.

Demikianlah 7 rahasia yang bisa Mebiso bagikan untuk membantu Anda memupuk jiwa enterpreneur pada anak. Bagaimana, mudah dipraktekkan, bukan?

Semoga dengan tips-tips tadi, bisa membantu Anda menerapkan pentingnya sebuah bisnis kepada anak. Cobalah dari sekarang untuk memulainya agar si anak sudah memiliki bekal di masa depannya.

The best preparation for tomorrow is doing your best today!

Jangan lupa juga bagikan informasi ini kepada teman atau saudara jika dirasa bermanfaat. Untuk tips bisnis lainnya, Anda bisa ikuti terus pembahasannya di Mebiso.


Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *