Community

12 Fakta Seputar Enterpreneur dari Seminar UCEO dan GNFI

 

   

Sekitar hari Selasa kemarin, Universitas Ciputra Enterpreneurship Online (UCEO) menyelenggarakan seminar bertajuk Entrepreneurship for The Nation: Ciputra Way. Selain dari Ciputra dan alumni, ada pula Ahyaree Hananto dari GNFI (GoodNewsFromIndonesia.org). Sejumlah hal dibicarakan di sini. Mulai dari insight seputar kondisi Enterpreneurship di Indonesia, hingga tips menjalankan bisnis. Tetapi semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni mengobarkan semangat enterpreneurship di tengah masyarakat Indonesia. Nah, berikut sejumlah fakta-fakta yang dilempar, pengalaman-pengalaman yang dikisahkan, dan pernyataan-pernyataan yang disampaikan dalam seminar UCEO dan GNFI kemarin. Semuanya menarik untuk kita cermati sama-sama ;-)

Indonesia punya jumlah angkatan muda yang sangat besar. Ini bisa berarti 2 hal, yakni anugerah atau bencana. Karena jumlah angkatan muda yang besar harus bisa diimbangi oleh jumlah lapangan pekerjaan yang ada. Di sinilah pentingnya enterpreneur. (GoodNewsFromIndonesia.org)

2-GNFI

Sedangkan Enterpreneur di Indonesia saat ini jumlahnya masih sedikit. Sekitar 1,53%. (GoodNewsFromIndonesia.org)

Padahal enterpreneurship itu BUKAN soal keturunan, enterpreneurship bukan juga soal bakat, dan enterpreneurship adalah sesuatu yang dapat dipelajari SIAPA SAJA. (GoodNewsFromIndonesia.org)

1-GNFI

Enterpreneurship is living a few years of your life like most people won’t, so that you can spend the rest of your life like most people can’t. Artinya, mereka dengan mobil Ferarri atau rumah mewah seperti yang selama ini anda idam-idamkan, salah satunya adalah enterpreneur. (GoodNewsFromIndonesia.org)

6-UCEO

Berikutnya adalah tips enterpreneurship dari Eric Yosua. Dari sebuah terasi, dia bisa menembus pasar Hongkong.

Pertama, belajar mengubah pola pikir. Jadikan enterpreneur sebagai pilihan terakhir yang harus anda sukseskan.

Kedua, belajar bermitra/networking. Kalau jaman dulu ada pepatah bahwa siapa yang kita kenal menentukan kesuksesan kita, maka sekarang, siapa yang kenal dengan andalah yang menentukan kesuksesan anda.

Ketiga, belajar berpikir kreatif dan inovatif. Keempat, berani mengambil resiko. Dan kelima adalah belajar menjual. Bahkan Ciputra dengan kursi empuk di puncak pun dirintis dengan kegiatan menjual.

7-UCEO

Kata Eric,  “Bisnis itu tidak perlu selalu dengan modal”. Buktinya, Trasisan (bisnis Terasi Eric), didapatkan dari keterampilan menjualnya, tanpa sedikitpun modal.

“Kita tidak bisa menentukan kita ingin lahir sebagai siapa. Tapi kita bisa menentukan bagaimana kita mati, apa yang akan kita tinggalkan.”

4-UCEO

Materi terakhir adalah dari salah satu dewan Universitas Ciputra, Yohanes. Beliau menjelaskan tentang program terbaru Universitas Ciputra Enterpreneurship Online (UCEO) untuk pembelajaran secara digital bagi enterpreneur di Indonesia.

Dimulai dari statement, “Kreativitas dan produktivitas harus diimbangi dengan keterampilan untuk menjual. Ketrampilan menjual inilah yang masih kurang di Indonesia.”

3-UCEO

Dilanjutkan dengan impian Ciputra tentang Indonesia. Yakni: 1. Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera, 2. Pada tahun 2030 ada 6 juta enterpreneur, 3. Tersedia lapangan kerja yang layak dan bermartabat bagi bangsa kita, dan 4. Ada usaha cerdik yang didesain untuk memenuhi tujuan tersebut. Universitas Ciputra dan setiap program yang diselenggarakannya didirikan untuk memenuhi poin nomor 4.

5-UCEO

Sutari adalah salah satu alumni UCEO yang kini sukses menjajaki bisnis roti di Indonesia. Asalnya, dia adalah seorang TKI di Hongkong.

All images courtesy of Universitas Ciputra Enterpreneurship Online (UCEO)


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *