Technology

Tips Menerapkan Flat Design pada Website Anda

 

Loading...

Dewasa ini website adalah hal yang penting bagi banyak aktifitas masyarakat. Salah satunya yaitu untuk melakukan kegiatan berdagang atau bisnis. Sehingga bagaimanapun website yang notabennya digunakan sebagai media berbagi dan mencari informasi harus benar – benar diciptakan dengan baik dan mampu menarik banyak peminat. Salah satu gaya yang paling sering digunakan saat ini adalah gaya Flat Design. Namun bagaimana sebenarnya gaya flat design yang baik ketika akan diterapkan pada sebuah website? Ini dia penjelasannya:

1. Pilih background yang simple

Flat design dikenal sebagai sebuah desain website yang tidak banyak menggunakan corak pada tampilannya. Lupakan tentang keinginan menggunakan gambar yang ramai sebagai background pada halaman website Anda. Dalam membuat sebuah desain website yang flat design, Anda perlu untuk tetap polos dan menggunakan warna yang halus atau pola warna yang sangat halus. Ini akan lebih terlihat elegant dan berkelas.

2. Sedikit efek

Bahkan jika Anda jeli, dalam sebuah halaman website yang menerapkan flat design sebagai teknik mereka, Anda tidak akan menemukan penggunaan gradien ataupun transisi animasi. Flat design adalah tentang semua usaha yang dilakukan untuk menghindari segala sesuatu yang bisa menambahkan dimensi, kedalaman atau bahkan penambahan yang tidak perlu untuk desain Anda. Simple dan jelas, adalah ciri khas dari gaya desain flat design.

3. Menggunakan icon

Flast design biasanya akan lebih melibatkan penggunaan icon dalam desainnya. Karena mereka bekerja lebih baik dari pada kata – kata panjang yang membingungkan. Pengunjung akan dengan mudah memahami apa menu dan bagaimana mereka berfungsi. Karena terkadang gambar akan lebih berfungsi daripada sebuah teks. Tapi sekalipun hanya menggunakan icon, icon tersebut harus tetap sederhana dan juga jelas. Jika tidak, apa gunanya menyederhanakan teks menjadi icon jika tidak agar lebih mudah dimengerti?

4. Bermain dengan bentuk

Penggunaan bentuk juga populer dalam flat design. Lingkaran, persegi, dan garis yang digunakan tidak hanya akan digunakan untuk memperbaiki desain. Tetapi juga untuk menciptakan pembagian yang jelas terhadap isi konten. Ini juga akan membantu pengunjung lebih mudah memahami struktur halaman website Anda.

5. Pertimbangkan penggunaan warna terang

Warna yang digunakan dalam flat design juga dikenal dengan suasana yang segar, ringan dan ceria. Warna seperti pink, hijau, biru, dan kuning sangat umum digunakan, namun penggunaannya tidak boleh lebih dari 2-3 halaman website. Anda bisa menemukan banyak pilihan warna yang cocok untuk flat design disini.

6. Libatkan navigasi yang jelas dan sederhana

Dalam sebuah website flat design yang terpenting adalah ketika Anda akan membuat sebuah tombol ataupun link untuk navigasi. Navigasi akan sangat berpengaruh bagi kesuksesan sebuah website. Terlebih bagi website yang memang ditujukan untuk jual beli. Dari segi desain, navigasi harus benar – benar diperhatikan. Pembuatan navigasi untuk gaya flat design harus sederhana dan jelas.

7. Tekankan penggunaan typografi

Dengan desain yang datar, tulisan pada website Anda akan mendapatkan 15 menit perhatian pengunjung. Hal inilah yang mendorong pemilik website harus berani melakukan inovasi pada typografi tulisan pada website. Karena dalam sebuah desain, unsur sebuah teks sangat penting untuk diperhatikan. Jenis huruf, ukuran, warna dan lain sebagainya harus benar – benar jelas dan menarik.

Selamat mencoba :)

Baca juga:

9 Tips Membuat Website Dengan Gaya Flat Design

10 CSS Generator untuk Flat UI dan Animasi Website

50 Etika Mendesain Web dengan Photoshop

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *