KUMPULAN ARTIKEL SEPUTAR MEREK, PATEN, LEGAL, DLL
Mebiso LOGO

Cara Mendapatkan Sertifikat Halal, Pengusaha Wajib Paham!

Cara Mendapatkan Sertifikat Halal, Pengusaha Wajib Paham!

MEBISO.COM – Saat ini, seluruh produk yang beredar harus mendapatkan sertifikat halal dari pemerintah! Sudahkah produkmu tersertifikasi? Kalau belum, maka ini adalah saat yang tepat untuk mempelajari cara mendapatkan sertifikat halal.  

Cara Mengurus Sertifikat Halal

Sekarang ini, seluruh pengurusan yang berkaitan dengan pemerintahan bisa kamu proses secara online. Termasuk sertifikat halal ini. Jadi, di bawah ini adalah panduan mengenai cara mengurus sertifikat halal MUI. 

1. Persiapkan Persyaratan

Ada banyak sekali dokumen yang perlu kamu lengkapi untuk proses ini. Utamanya adalah dokumen perizinan berusaha dasar NIB. Tetapi kalau kamu memproduksi sendiri, maka perlu dokumen yang lebih lengkap. 

Contohnya, jaminan yang menunjukkan kalau lokasi, proses produksi dan juga bahan-bahannya aman. Tentu kamu juga harus memastikan kalau seluruhnya terpisah dari hal-hal yang tidak halal. 

Termasuk memiliki dokumen izin edar resmi dari pihak yang berwenang dan dokumen bukti verifikasi sanitasi. 

2. Menuju Sistem Sertifikasi Halal

Karena cara mendapatkan sertifikat halal kali ini sudah bisa melalui sebuah sistem, jadi langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan menuju sistem pengajuan sertifikasi halal. 

3. Daftar Akun

Sistem akan memintamu membuat sebuah akun lebih dulu. Ada banyak pilihan jenis pemohon, dan pilihlah sebagai pelaku usaha. Lalu lanjutkan dengan pengisian data-data umum untuk bisa mendapatkan akun. 

4. Buat Permohonan

Ini dia yang menjadi bagian utama dalam cara mendapatkan sertifikat halal. Melalui sistem yang sama ketika pembuatan akun, kamu bisa langsung membuat permohonan. Caranya, dengan mengisi data sekaligus dokumen persyaratan. 

5. Proses Verifikasi 

Persyaratan sertifikasi halal yang sudah kamu kirimkan akan dilakukan verifikasi lebih dulu oleh BPJPH yang bertugas untuk menimbang kesesuaian data dan juga kelengkapan dokumen. 

6. Proses Pembayaran

Dari seluruh cara daftar sertifikat halal, kamu akan diminta untuk melakukan pembayaran biaya tertentu yang sebelumnya sudah diproses perhitungannya oleh petugas. 

Tentunya, bukti pembayaran ini nantinya harus kamu kirimkan juga melalui sistem yang sama seperti pada saat cara mengajukan sertifikat halal. 

7. Proses Audit

Selanjutnya adalah proses panjang dari alur pengurusan sertifikat halal dari MUI. Adalah audit atau pemeriksaan secara menyeluruh berdasarkan data dan juga dokumen yang sudah kamu kirimkan pada saat cara mendapatkan sertifikat halal di awal tadi. 

Proses ini akan memakan waktu beberapa hari tergantung dari seberapa banyak data yang perlu diperiksa. Mulai dari tempat produksi, kemudian cara produksi, sampai dengan penelitian masing-masing komposisi atau bahan yang terkandung di dalam produk. 

8. Sidang Fatwa

Hasil audit oleh petugas di atas merupakan sebagai dasar dari cara mengajukan sertifikat sertifikat halal. Proses sidang adalah proses pertimbangan apakah bisnis dan produk yang kamu jalankan telah sesuai dengan ketentuan halal atau tidak. 

Sidang ini akan memutuskan kelayakan penerbitan sertifikat halal terhadap suatu bisnis atau produk. 

9. Proses Penerbitan Sertifikat

Menjadi langkah akhir dari cara mendapatkan sertifikat halal adalah pada saat proses penerbitan sertifikat. Setelah menunggu beberapa waktu, sekarang kamu sudah bisa menempelkan logo halal pada seluruh produkmu. 

Karena seluruh rangkaian cara mendaftar sertifikat halal ini sudah secara online, untuk penerbitan sertifikatnya pun bisa kamu dapatkan hanya melalui sistem saja. Tidak perlu lagi menunggu proses pengiriman yang lama atau mengantre panjang demi sebuah dokumen fisik. 

Manfaat Mendapatkan Sertifikat Halal

Lalu apa yang akan kamu dapatkan setelah berhasil mengantongi sertifikat ini? Berikut adalah penjelasan lengkapnya. 

1. Sebagai Jaminan Kualitas

Di sebuah negara yang mayoritas beragama muslim, sebuah logo halal pada produk menjadi sebuah jaminan kualitas. Artinya, dengan adanya logo tersebut pelanggan akan mendapatkan jaminan keamanan sesuai dengan hukum Islam. 

Jadi, dengan menguasai cara mendapatkan sertifikat halal, sebenarnya pengusaha juga sedang berusaha untuk meyakinkan pelanggan mengenai keamanan produknya. 

2. Sarana Mendapatkan Pasar yang Lebih Luas

Tidak hanya di Indonesia, negara-negara tetangga pun saat ini sudah mengatur mengenai ketentuan kehalalan produknya masing-masing. Memang, cara pengajuannya mungkin akan berbeda dengan di Indonesia. 

Tapi, ketika kamu sudah berhasil mendapatkan logo halal dari Indonesia, tentu tidak akan sulit untuk mendapatkannya di negara lain. Karena, aturan mengenai halal atau haramnya sebuah produk adalah berdasarkan satu sumber. 

3. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Dengan menguasai cara mendapatkan sertifikat halal, kamu sudah menunjukkan kepedulian terhadap konsumen. Khususnya mengenai kekhawatiran tentang konsumsi produk yang haram. 

Cara ini akan membuat konsumen semakin yakin terhadap produkmu sehingga bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan. Konsumen yang percaya terhadap produkmu tentu akan menjadikan produkmu sebagai pilihan utama dibandingkan dengan produk lainnya.

4. Menambahkan Unique Selling Point

Bukan lagi menjadi rahasia kalau para pengusaha berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan sertifikat halal agar menambahkan nilai jual terhadap produk. Bahkan caranya cukup mudah. Kamu hanya perlu menambahkan logo halal pada merekmu. 

Tentunya, pastikan juga merekmu sudah berhasil terlindungi agar semakin mendukung nilai jual dari produk!

Proteksi Merek dari Ancaman Kompetitor

Tahukah kamu? Saat ini sudah banyak kompetitor yang juga menguasai cara mendapatkan sertifikat halal. Jadi, agar kamu bisa mendapatkan pengamanan ekstra terhadap produk, manfaatkan kecanggihan teknologi melalui Fitur Proteksi Merek Mebiso.

2 Langkah Mudah, Daftar Merek Hanya dari Rumah