Jual Beli Merek Jadi Makin Gampang Lewat Marketplace!

MEBISO.COM – Pernah dengar ada yang jual beli merek? Karena sudah semakin canggih, sekarang kamu sudah bisa melakukan jual beli merek semudah belanja di marketplace. Dipelopori oleh China, dari satu negara saja mereka sudah mengenalkan 3 jenis marketplace khusus untuk pembelian merek. 

Mungkinkah ada marketplace yang serupa di Indonesia? Bisa jadi, karena sudah ada yang berhasil sampai meluncurkannya, artinya ada kemungkinan Indonesia juga mengadopsi inovasi tersebut. 

Tapi, sebelum itu, mari kita bedah satu persatu mengenai kemungkinan yang bisa terjadi kalau Indonesia berhasil mengembangkan marketplace khusus merek. 

Cek Merek Sendiri vs. Pakai Tools: Mana yang Lebih Akurat?

Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!

Pelajari Perbandingannya Sekarang!

Ketentuan Jual Beli Merek

Kalau suatu hari nanti di Indonesia juga mengenalkan marketplace baru khusus untuk jual beli merek, apakah hal itu bisa melanggar hukum?

Untuk menjawabnya, kita perlu melihat pada ketentuan mengenai merek itu sendiri. Pada UU Merek, merek bisa di anggap sebagai benda bergerak. Dan karena di anggap sama seperti benda bergerak, ketentuan-ketentuan yang berlaku pada benda bergerak pun akan berlaku juga pada merek. 

Ketentuan-ketentuan tersebut adalah:

  1. Merek bisa dimiliki seseorang
  2. Kepemilikan merek itu boleh di pindahkan

Karena merek bisa menjadi milik seseorang, pemerintah membuat satu dokumen khusus sebagai bukti kalau merek itu sudah di miliki seseorang. Dalam bahasa sistem merek, ada bukti pengajuan pendaftaran merek dan juga sertifikat merek. 

Pada dokumen tersebut, tertulis nama pemilik merek yang nantinya akan menjadi poin penting ketika terjadi transaksi jual beli. Ketika suatu merek di jualbelikan, nantinya akan menyebabkan nama pemilik merek itu berubah.

Cek Merek Manual vs. Cek dengan Analisis AI

Mengecek satu per satu merek yang mirip itu melelahkan dan belum tentu akurat. Dengan sistem otomatis, kamu bisa langsung tahu apakah merekmu berpotensi besar untuk diterima.

Bandingkan Hasilnya Sekarang!

Peralihan Pada Jual Beli Merek

Ketika suatu merek itu di jual, maka akan terjadi peralihan. Peralihan ini nantinya menyebabkan nama pemilik merek menjadi berubah. Kalau berdasarkan peraturan yang sudah berlaku, proses peralihan merek tidak instan seperti berbelanja di sebuah marketplace. 

Untuk bisa mengganti nama merek pada bukti kepemilikannya, harus melalui beberapa tahapan sebagai berikut:

  1. Pemilik merek perlu mengajukan pemberitahuan perubahan merek lebih dulu kepada Menteri.
  2. Pemilik harus melampirkan bukti kepemilikan yang bisa saja berupa surat pengajuan merek atau sertifikat. 
  3. Melampirkan surat atau perjanjian bukti adanya transaksi jual beli. 
  4. Penjual maupun pembeli merek tersebut harus menerima bukti permohonan pengalihan merek. 

Pada praktiknya, transaksi jual beli merek itu perlu waktu yang tidak singkat. Dimulai dari seorang pemilik yang menawarkan mereknya lebih dulu, kemudian pembeli menyetujui penawaran harga dari penjual. 

Selanjutnya, penjual dan pembeli membuat dokumen perjanjian jual beli lebih dulu. Pada tahap ini akan ada proses dimana pembeli melihat dokumen yang dimiliki penjual. Apakah semuanya sudah sesuai dengan yang ada pada dokumen atau tidak?

Setelah harga mereknya sudah dibayarkan, barulah penjual memproses permohonan kepada DJKI. Dari sisi DJKI, DJKI juga perlu waktu untuk melakukan verifikasi lebih dulu. Selanjutnya apabila semua dokumen sudah sesuai dengan prosedur, DJKI akan memproses perubahan nama pada merek. 

Pada saat ini baik penjual maupun pembeli bisa menggunakan bukti dari DJKI itu untuk menggunakan merek selanjutnya. Berdasarkan urutan proses, berikut dokumen yang harus dilengkapi para pihak, kira-kira berapa lama waktu yang diperlukan?

Lebih lanjut lagi, sebuah marketplace yang nantinya di luncurkan di Indonesia harus memenuhi seluruh ketentuan dan juga alur proses yang sudah di tetapkan oleh DJKI. Sebelum bisa melakukan jual beli merek, pastikan kamu sudah berhasil mendapatkan hak merek dengan cara mendaftarkannya. Pastikan juga merekmu aman, dari hasil Cek Merek Mebiso.

Artikel Terkait
Jika Permohonan Merek Ditolak Apakah Uang Kembali? Cek Yuk!
Jika Permohonan Merek Ditolak Apakah Uang Kembali? Cek Yuk!
Daftar HKI Berapa? Ini Biayanya yang Penting untuk Diketahui
Daftar HKI Berapa? Ini Biayanya yang Penting untuk Diketahui
Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek yang Penting Diketahui
Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek yang Penting Diketahui
15+ Contoh Produk Registered dan Trademark untuk Referensi
15+ Contoh Produk Registered dan Trademark untuk Referensi
7 Manfaat Mendaftarkan Merek UMKM untuk Proteksi Bisnis
7 Manfaat Mendaftarkan Merek UMKM untuk Proteksi Bisnis
Dasar Hukum HAKI: Informasi Penting bagi Pengusaha Indonesia
Dasar Hukum HAKI: Informasi Penting bagi Pengusaha Indonesia
Cek Merek Sendiri vs. Pakai Tools: Mana yang Lebih Akurat?
Mengecek merek secara manual butuh waktu dan keahlian,

sementara tools otomatis memberikan hasil lebih cepat dan akurat.
Jangan Keluar Dulu...
Cek Merek Manual vs. Cek dengan Analisis AI
ADA DISKON HOSTING
days
10
hours
10
minutes
10
seconds
10
Tunggu Dulu...
20% OFF