KUMPULAN ARTIKEL SEPUTAR MEREK, PATEN, LEGAL, DLL
Mebiso LOGO

Ini Dia! Kesalahan-Kesalahan Saat Daftar Merek Online

Ini Dia! Kesalahan-Kesalahan Saat Daftar Merek Online

MEBISO.COM – Sistem daftar merek online memang sangat memudahkan dalam proses perlindungan nama usaha. Tapi, pengusaha jangan salah, kemudahan-kemudahan ini tidak lalu membuat kalian lepas tangan setelah mengirimkan permohonan. 

Berikut ini kesalahan-kesalahan pengusaha dalam melakukan daftar merek online.

Tidak paham cara menggunakan sistem merek

Ada baiknya, sebelum kamu benar-benar menggunakan sistem merek, kamu mempelajari masing-masing fiturnya dulu. 

Fungsinya, agar kamu bisa menghindari kesalahan yang tidak perlu. Misalnya, ketika kamu memasukkan alamat email yang salah pada pemesanan kode billing. Kamu tidak tahu kalau ternyata data yang kamu masukkan pada saat pesan kode billing itu akan secara otomatis terisi pada formulir pendaftaran merek. 

Jadi, kalau kamu tidak memperbaiki kesalahan tersebut pada saat mengisi formulir pendaftarannya, isian yang salah itu terus ada sampai Ditjen KI menerima permohonan pendaftaran merek kamu. 

Salah memilih layanan merek pada saat pesan kode billing

Kesalahan kedua pada saat daftar merek online adalah berkaitan dengan proses pemesanan kode billing. 

Ada dua cara dalam melakukan pemesanan kode billing, pertama adalah melalui akun merek atau yang kedua adalah melalui website pemesanan kode billing Simpaki. 

Untuk pemesanan melalui akun merek, kamu hanya bisa memproses kode billing untuk pendaftaran merek saja. Tapi pada website Simpaki, ada beberapa pilihan yang bisa kamu pilih.

Misalnya, pendaftaran merek jenis umum atau UMKM, pendaftaran merek berdasarkan protokol madrid, dan lain sebagainya. 

Kesalahan pada saat memilih layanan ini bisa berakibat kamu harus membayar biaya yang tidak sesuai dengan permohonan kamu. Terlebih, kamu juga tidak bisa memproses permohonannya lebih lanjut.

Tidak mengirimkan dokumen yang diperlukan

Selesai dengan urusan sistem dan juga pemesanan kode billing, kesalahan yang selanjutnya adalah mengenai dokumen. 

Pastikan kamu sudah memahami dokumen-dokumen apa saja yang akan kamu perlukan nantinya. Minimal, kamu harus mengirimkan dokumen tanda tangan pada saat pengajuan merek. 

Tapi, penyediaan dokumen ini berbeda-beda setiap permohonannya. Jadi, pastikan kamu sudah mengetahui apa saja dokumen yang di perlukan sebelum mengirimkan permohonan.

Tentunya, ada cara yang lebih mudah dalam memproses seluruh rangkaian daftar merek online ini. Salah satunya adalah dengan memilih Jasamerek.com sebagai partner dalam perlindungan merek usaha. 

Kamu hanya perlu menyiapkan dokumen yang di minta dari Jasamerek.com, selanjutnya kamu bisa langsung menerima bukti pengajuan merek di hari berikutnya. 

Tidak melakukan pemantauan akun merek secara berkala

Terakhir, setelah kamu mengirimkan permohonan, jangan lupa untuk selalu memantau akun merek kamu. Hal ini karena akun merek itu tidak hanya berfungsi untuk menerima pendaftaran saja.

Beberapa fungsi lainnya yang bisa kamu manfaatkan adalah sebagai berikut:

1. Menerima informasi dan juga update dari Ditjen KI

Sekarang kamu sudah bisa menerima pemberitahuan dari Ditjen KI secara langsung dari menu inbox surat. Setiap proses pemeriksaan, apabila Ditjen KI memerlukan tanggapan dari pemilik merek, pemeriksa Ditjen KI akan mengirimkan surat dari menu tersebut. 

2. Memantau perkembangan merek

Setiap perubahan status merek yang kamu daftarkan, selalu di tampilkan pada akun merek. Kamu bisa melihat perkembangan proses pemeriksaan merek kamu pada bagian riwayat pendaftaran merek. 

3. Mengirimkan tanggapan atau keberatan

Fitur sakti lainnya adalah kamu bisa berkirim surat dengan Ditjen KI, bahkan kalau kamu ingin melaporkan pendaftaran merek nakal yang berpotensi mengganggu bisnis. 

Baca juga: Alasan Penolakan Merek

Kamu akan sangat rugi kalau tidak memanfaatkan sistem daftar merek online sekarang juga. Jangan lupa untuk melakukan pengecekan merek dulu dengan fitur Cek Merek dari Mebiso.

Daftar Merek Ga Pake Ribet, Sehari Langsung Terlindungi