Leadership

7 Tips Meningkatkan Kesan Pertama Anda

 

   

Betapa sedikitnya orang yang peduli terhadap kesan pertama mereka. Mereka tidak perduli tentang bagaimana menampilkan diri secara pribadi, online dan melalui telepon. Akibatnya, mereka kesulitan untuk meninggalkan kesan pertama yang akan membuat orang lain ingin kembali dan menghabiskan lebih banyak waktu, uang atau usaha dengan mereka. Anda tentunya tidak ingin hal ini terjadi pada bisnis anda. Anda membutuhkan sebanyak mungkin relasi yang akan mengasosiasikan diri anda sebagai pebisnis profesional. Maka, berikut adalah tujuh tips untuk membantu menampilkan kesan pertama terbaik anda.

1. Berpakaian baik

Penampilan luar adalah kemasan Anda. Jika Anda terlihat murah dan tidak menarik, orang lain akan memunculkan reaksi negatif. Anda tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk terlihat rapi dan necis. Stylish tidak berarti Anda harus menghabiskan banyak uang untuk jas Armani. Tetapi minimal Anda perlu memahami warna, material dan efek. Banyak toko-toko online yang memungkinkan Anda mengkombinasikan gaya pakaian dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Selain pakaian, perawatan juga membutuhkan waktu dan perhatian. Anda harus peduli terhadap rincian seperti rambut dan kuku. Setiap kota memiliki tempat di mana Anda bisa mendapatkan potongan rambut yang layak.

2. Stay update

Tentu saja semua orang memiliki kesibukan sendiri-sendiri. Tetapi mereka yang tidak bisa meluangkan sedikit waktu untuk memeriksa berita hari ini biasanya akan dianggap sebagai orang yang tidak peduli. Padahal di masa kini sudah jauh lebih mudah untuk menyelaraskan diri dengan apa yang terjadi di dunia. Misalnya anda cukup mengatur alat jelajah komputer atau mobile anda ke halaman default Yahoo.com. Dengan demikian, setiap kali Anda berinternet, Anda akan melihat apa saja yang terjadi di dalam feed. Luangkan 10 menit sehari untuk melihat sesuatu selain skor olahraga dan gosip terbaru Syahrini. Cari tahu hal-hal yang terjadi di dunia, yang anda anggap akan membantu Anda menjadi pembicara yang lebih baik ketika berusaha mengesankan orang.

3. Pelajari etika

Sebuah sekolah asrama di Vietnam dilengkapi dengan kurikulum kursus etika untuk semua mahasiswa internasional. Mereka yang mengambil kelas ini pasti akan mengetahui jauh lebih banyak tentang etika di Vietnam dibanding pendatang internasional lain. Perilaku terus berubah. Kini setiap pria tidak perlu membuang jaketnya ke genangan air untuk mempersilakan wanita lain lewat. Tapi tindakan seperti penghormatan dan kesopanan akan meningkatkan nilai Anda. Misalnya jabat tangan erat, melepas jaket dalam ruangan, dan menggunakan kata “tolong” dan “terima kasih”.

4. Menguasai bahasa

Berkat media sosial dan email, kesan pertama bisa diciptakan melalui tulisan. Anda dapat meralat apa yang akan anda sampaikan. Tapi masih banyak sekali mereka yang tidak paham. Banyak sekali tata bahasa yang buruk dan kata-kata kasar diumpatkan melalui media-media ini. Padahal dari tulisan, anda dapat berlatih memoles kosakata, tata bahasa, dan berusaha untuk berpikir sebelum berbicara.

5. Membaca lebih banyak

Buku dan artikel masih merupakan cara terbaik untuk belajar. Maka berkomitmenlah untuk membaca buku baru setiap bulan dan beberapa artikel setiap minggu. Fiksi atau nonfiksi, tidak masalah. Diskusikan isi dan nilainya dengan mereka yang tertarik. Anda akan membuat pengetahuan anda jadi lebih baik sekaligus mengesankan orang lain. Tidak ada yang bisa mengesankan orang lain sebesar pemandangan dari sosok seseorang yang suka belajar. Orang yang cerdas ingin terlibat dengan orang-orang yang bahkan lebih cerdas.

6. Tunjukkan rasa ketertarikan yang tulus.

Siapa yang tidak senang mendapat perhatian 100%? Ketika anda bisa menunjukkan ketertarikan yang tulus tentang apa yang benar-benar dibutuhkan orang lain dan apa yang mereka bicarakan, maka anda dapat dengan mudah menampilkan kesan sebagai orang yang enak diajak berbicara. Meskipun saat itu posisinya anda sebagai pendengar yang baik.

7. Jagalah kehormatan anda di dunia online.

Hampir semua orang akan melihat website, profil Linkedin, atau profil Facebook anda sebelum mereka terlibat melalui telepon atau secara langsung dengan anda. Jika mereka menemukan kejanggalan, informasi yang tidak akurat, ketinggalan jaman, foto memalukan atau humor yang tidak pantas, anda bisa menebak sendiri kesan apa yang tampil di benak mereka. Ketika hidup di abad 21, anda perlu mendedikasikan waktu dan usaha untuk menjaga semua data online anda akurat, tepat dan up-to-date.


Artikel Terkait

1 komentar

  • 22 October 2013 - pukul 22:01

    poin ketujuh mmg berpngrh banget….stuju…

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *