Cek Merek Indonesia: Cara Menemukan Brand yang Aman

cek merek indonesia
Highlights
  • Cek merek Indonesia membantu kamu menemukan potensi kemiripan sebelum menggunakan nama brand.
  • Jangan hanya mencari nama yang sama persis, tetapi perhatikan juga ejaan, bunyi, dan kelas barang atau jasa.
  • Lakukan pengecekan sebelum membuat logo, kemasan, dan materi promosi agar tidak terlanjur mengeluarkan biaya.
  • Gunakan Mebiso cek merek sebagai langkah awal sebelum melanjutkan proses dengan Jasa Merek.

Punya nama brand yang terasa catchy memang menyenangkan. Namun, sebelum memasangnya di kemasan atau media sosial, kamu perlu cek merek Indonesia terlebih dahulu agar nama tersebut tidak bermasalah saat bisnis mulai berkembang.

Apalagi, nama yang terlihat unik belum tentu benar-benar aman. Lewat cek merek Indonesia, kamu bisa menemukan nama yang sama atau mirip, sekaligus melihat kelas barang atau jasa yang berkaitan dengan brand tersebut.

Nah, di artikel ini kamu akan belajar langkah cek merek Indonesia dengan cara yang lebih praktis, mulai dari apa saja yang perlu diperhatikan hingga langkah setelah menemukan brand yang potensial. Yuk, simak sampai akhir sebelum memilih nama!

Cek Merek Sendiri vs. Pakai Tools: Mana yang Lebih Akurat?
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Pelajari Perbandingannya Sekarang!

Kenapa Pebisnis Perlu Cek Merek Indonesia Sebelum Memakai Nama Brand?

Sebelum branding, cek merek Indonesia layak masuk ke daftar langkah awal. Dengan mengeceknya lebih dulu, kamu bisa melihat potensi masalah sejak awal. Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Mengetahui apakah sudah ada brand dengan nama sama atau memiliki kemiripan;
  • Mengurangi risiko ganti nama yang sudah dicetak di kemasan atau papan toko;
  • Menemukan potensi kemiripan dari nama, bunyi, atau susunan kata;
  • Memberi gambaran tentang brand lain yang menggunakan nama serupa;
  • Setelah menemukan nama potensial, kamu bisa melanjutkan proses dengan terarah.

Apa yang Perlu Dicek dari Sebuah Merek?

Berikut aspek yang perlu kamu periksa supaya brand-mu tidak menimbulkan masalah:

1. Kemiripan Nama dan Ejaan

Mulai dengan mencari nama yang sama atau punya susunan huruf serupa. Perbedaan satu atau dua huruf belum tentu membuat dua nama terlihat benar-benar berbeda.

Karena itu, saat cek merek Indonesia, jangan hanya mengetik nama brand secara persis. Coba variasikan ejaan atau susunan katanya, misal jika nama pilihanmu adalah “Kopi Kita”, cari juga “Kopikita”, “KopiKita”, atau “Kopi Kita Indonesia”.

2. Kemiripan Bunyi atau Pengucapan

Nama yang tulisannya berbeda bisa saja terdengar hampir sama ketika diucapkan. Hal ini penting kamu perhatikan, terutama jika nama brand mudah dibaca dengan beberapa cara.

Coba ucapkan nama pilihanmu dengan suara keras, lalu bandingkan dengan hasil pencarian. Cara sederhana ini membantu kamu melihat potensi kemiripan yang mungkin terlewat saat hanya membaca tulisan.

3. Jenis Barang atau Jasa

Nama yang mirip perlu kamu lihat bersama produk atau jasa yang ditawarkan. Dua brand dengan nama serupa belum tentu memiliki konteks bisnis yang sama.

Karena itu, cek kategori barang atau jasa yang berkaitan dengan hasil pencarian. Informasi tersebut bisa membantu kamu menilai apakah ada potensi benturan dengan bisnis yang ingin kamu jalankan.

4. Status Merek

Jangan lupa melihat status merek seperti terdaftar, dalam proses pemeriksaan, ditolak, atau dihapus yang muncul dalam hasil pencarian. Informasi ini membantumu memahami apakah sebuah nama sudah terdaftar atau masih berada dalam proses tertentu.

Setelah itu, perhatikan juga informasi pemilik dan kelas barang atau jasanya. Dengan begitu, hasil pencarian tidak berhenti pada nama saja, tetapi memberi gambaran yang lebih lengkap.

Cara Cek Merek Indonesia Sebelum Daftar

Berikut langkah untuk cek merek terdaftar Indonesia sebelum mengajukan pendaftaran.

1. Tentukan Nama Brand yang Ingin Digunakan

Siapkan nama yang sudah kamu pilih. Kalau punya beberapa alternatif, catat semuanya agar bisa kamu cek satu per satu.

2. Cari Nama di Database Merek

Masukkan nama brand ke database merek resmi DJKI. Mulai dari pencarian yang paling sederhana, lalu coba variasi ejaan jika hasilnya belum cukup jelas.

3. Periksa Nama yang Mirip

Jangan berhenti ketika tidak menemukan nama yang sama persis. Cek juga merek dengan susunan kata, ejaan, atau bunyi yang mendekati.

4. Lihat Kelas Barang atau Jasa

Perhatikan kategori produk atau jasa dari setiap hasil pencarian. Merek yang terlihat mirip perlu kamu evaluasi berdasarkan bidang bisnisnya juga.

5. Cek Status Mereknya

Perhatikan apakah merek tersebut sudah terdaftar, masih dalam pemeriksaan, ditolak, atau status lainnya. Informasi ini membantumu memahami kondisi merek yang ditemukan.

6. Perhatikan Pemilik Merek

Cek nama pemilik yang tercantum pada hasil pencarian. Data ini bisa membantu kamu membedakan merek yang memiliki nama serupa tetapi berasal dari pemilik berbeda.

7. Evaluasi Sebelum Lanjut Daftar

Setelah semua informasi terkumpul, pertimbangkan kembali nama brand pilihanmu. Jika menemukan potensi kemiripan yang perlu diperhatikan, siapkan alternatif nama lainnya.

Contoh Cek Merek Berdasarkan Jenis Bisnis

Berikut beberapa contoh sederhana yang bisa kamu jadikan gambaran saat melakukan cek merek dagang Indonesia:

Jenis BisnisContoh Nama BrandYang Perlu Dicek
FashionKainKitaNama, ejaan, dan kelas pakaian
KulinerDapur RasaNama, bunyi, dan kelas makanan
SkincareGlow SkinNama, kemiripan, dan kelas kosmetik
MinumanTeh SenjaNama, ejaan, dan kelas minuman
Jasa desainKreasiKuNama dan kelas jasa
Toko onlineBelanja YukNama, kemiripan, dan kategori bisnis

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Cek Merek

Hindari beberapa kebiasaan berikut yang membuat hasil pencarian kurang  maksimal:

1. Hanya Mencari Nama yang Persis Sama

Kamu mungkin langsung merasa lega ketika nama brand tidak muncul dalam pencarian. Padahal, merek dengan ejaan atau susunan kata yang sedikit berbeda tetap perlu kamu perhatikan.

Karena itu, jangan berhenti pada satu pencarian. Coba variasikan ejaan, susunan kata, dan cara pengucapan agar hasilnya lebih menyeluruh.

2. Mengabaikan Kelas Barang atau Jasa

Saat cek merek Indonesia, jangan hanya fokus pada nama. Kamu juga perlu melihat kelas barang atau jasa yang tercantum pada merek yang mirip.

Pasalnya, nama yang sama belum tentu punya konteks bisnis yang sama. Dengan memahami kelasnya, kamu bisa menilai hasil pencarian secara lebih relevan.

3. Mengandalkan Pencarian di Google Saja

Google memang membantu menemukan brand yang sudah aktif secara online. Namun, hasil pencarian tersebut belum cukup untuk menggambarkan status merek dalam database resmi.

Jadi, gunakan Google sebagai pencarian awal saja. Setelah itu, lanjutkan pengecekan melalui sumber atau database merek yang relevan agar informasi yang kamu dapatkan lebih lengkap.

4. Tidak Memeriksa Status Merek

Menemukan nama yang mirip belum otomatis berarti brand tersebut sudah terdaftar. Kamu perlu melihat status yang tercantum pada hasil pencarian.

Perhatikan apakah statusnya terdaftar, masih dalam proses, ditolak, atau memiliki status lainnya. Informasi ini membantu kamu membaca hasil pencarian dengan lebih tepat.

FAQ

1. Kapan waktu terbaik untuk cek merek?

Sebaiknya kamu mengecek nama brand sebelum membuat logo, kemasan, papan toko, atau materi promosi.

2. Apakah nama brand yang sudah dipakai di media sosial pasti terdaftar?

Belum tentu. Nama yang aktif di media sosial tidak otomatis menunjukkan bahwa pemiliknya sudah mendaftarkan merek secara resmi.

3. Bolehkah memakai nama yang mirip dengan brand lain?

Sebaiknya jangan langsung menggunakannya. Kemiripan perlu kamu pertimbangkan berdasarkan nama, barang atau jasa, serta kondisi merek yang sudah ada.

Cek Merek Manual vs. Cek dengan Analisis AI
Mengecek satu per satu merek yang mirip itu melelahkan dan belum tentu akurat. Dengan sistem otomatis, kamu bisa langsung tahu apakah merekmu berpotensi besar untuk diterima.
Bandingkan Hasilnya Sekarang!

Sudah Menemukan Nama yang Cocok? Amankan Brand-mu!

Memilih nama brand artinya kamu perlu memastikan nama tersebut punya potensi untuk digunakan dan dikembangkan. Karena itu, cek merek Indonesia sebaiknya kamu lakukan sebelum branding lebih jauh.

Kalau ingin proses pengecekan lebih praktis, manfaatkan Mebiso cek merek AI untuk melihat potensi kemiripan nama brand. Dengan begitu, kamu mengambil keputusan dengan percaya diri.

Sudah menemukan nama yang potensial? Lanjutkan proses perlindungan bersama Jasa Merek agar brand yang kamu bangun punya langkah perlindungan yang lebih terarah!

Hesti Dinalia Avatar

Hesti Dinalia

Legal Intellectual Property Expert M.H

Legal Intellectual Property Expert dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang Hak Kekayaan Intelektual, khususnya merek. Berpengalaman dalam menyusun konten berita merek, analisis kasus merek, jurnal merek, serta panduan proses pra permohonan hingga pasca permohonan merek untuk mendukung pemahaman dan kebutuhan pelaku usaha.

Areas of Expertise: Hak Kekayaan Intelektual, Jurnal Merek, Kasus Merek, Peraturan Hukum

Authors (2)

Hesti Dinalia

Primary Author
Legal Intellectual Property Expert M.H
Legal Intellectual Property Expert dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang Hak Kekayaan Intelektual, khususnya merek. Berpengalaman dalam menyusun…
Tim Editorial Mebiso
Tim Resmi Editorial
Artikel Terkait
Gampang! Gini Cara Isi Nomor Izin Usaha TikTok Bisnis!

Gampang! Gini Cara Isi Nomor Izin Usaha TikTok Bisnis!

Cara Mendaftarkan Merek Makanan Praktis Khusus Pengusaha!

Cara Mendaftarkan Merek Makanan Praktis Khusus Pengusaha!

Cara Membuat Formulir Pendaftaran Hak Merek Yang Benar

Cara Membuat Formulir Pendaftaran Hak Merek Yang Benar

Cara Mengisi Formulir Pendaftaran Merek Yang Benar

Cara Mengisi Formulir Pendaftaran Merek Yang Benar

Mengenal Surat Pernyataan Merek Dalam Proses Pendaftaran

Mengenal Surat Pernyataan Merek Dalam Proses Pendaftaran

Biaya Pendaftaran Merek Dagang UMKM Terbaru

Biaya Pendaftaran Merek Dagang UMKM Terbaru

Cek Merek Sendiri vs. Pakai Tools: Mana yang Lebih Akurat?